Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 06:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: ANTARA/Anadolu/py) Arsip foto - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

Ntvnews.id, Taheran - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia akibat serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS). Menyusul kabar tersebut, Iran mengibarkan bendera merah di kubah Masjid Jamkaran, lokasi ziarah umat Syiah yang berada di kota suci Qom.

Dalam unggahan akun resmi Masjid Jamkaran, bendera merah dikibarkan bertepatan dengan prosesi pemakaman Khamenei. Terlihat pula foto Khamenei dalam figura yang dibawa menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Pengibaran bendera merah tersebut dimaknai sebagai simbol seruan pembalasan terhadap AS dan Israel.

"Pengibaran bendera 'Ya Lazarat al-Hussein' di atas kubah ambang suci Masjid Jamkaran dalam mencari darah dan balas dendam terhadap penjahat Amerika dan Zionis," tulis keterangan unggahan tersebut.

Baca Juga: Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kematian Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran pada Sabtu, 28 Gebruari 2026.

"Khameini, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," kata Trump di jaringan media Social Truth miliknya, dilansir AFP.

Pada Minggu, 1 Maret 2026 Iran secara resmi mengonfirmasi wafatnya Ali Khamenei akibat serangan tersebut serta menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Dilansir CNN dan AFP, selain Khamenei, sejumlah anggota keluarganya termasuk putri, menantu, hingga cucunya juga dilaporkan tewas. Selain itu, Komandan Garda Revolusi Iran Mohammad Pakpour dan Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh turut menjadi korban dalam serangan tersebut.

x|close