Ntvnews.id, Abu Dhabi - Abu Dhabi sempat diliputi situasi mencekam pada Senin, 2 Maret 2026, pagi sekitar pukul 09.04 waktu setempat, setelah terdengar dentuman keras yang mengguncang kota, Uni Emirat Arab (UEA).
Suara pesawat tempur terdengar berulang kali melintas di udara, terpantau dari kawasan perumahan Al Reef Abu Dhabi yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Bandara Internasional Zayed.
Dentuman keras diduga berasal dari meriam pertahanan udara. Sirene peringatan darurat meraung, menandai kondisi siaga di ibu kota UEA tersebut.
Getaran kuat dan ledakan yang terdengar membuat aktivitas masyarakat sempat terhenti sesaat. Aparat keamanan memperketat penjagaan dan membatasi akses menuju kawasan bandara sejak hari sebelumnya.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab, Judha Nugraha, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Abu Dhabi dan sekitarnya.
“Kami meminta seluruh WNI untuk tetap tenang dan segera mengambil langkah perlindungan diri. Tetap berada di dalam rumah atau tempat tinggal masing-masing (take shelter), jauhi jendela, dan hindari aktivitas di luar ruangan hingga situasi dinyatakan aman,” ujarnya melalui pesan singkat.
Baca Juga: KBRI Abu Dhabi Imbau WNI di UEA Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Konflik
Judha Nugraha menegaskan bahwa KBRI Abu Dhabi saat ini berkoordinasi intensif dengan otoritas setempat dan crisis response team untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan keselamatan WNI.
“KBRI terus berkomunikasi dengan otoritas keamanan setempat dan crisis response team. Kami juga membuka jalur komunikasi darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Hingga berita ini disiarkan, belum ada keterangan resmi mengenai skala kerusakan maupun kemungkinan korban. Meski demikian, suasana di ibu kota UEA tampak aman dan normal, meski patroli militer dan pengamanan di sejumlah titik strategis ditingkatkan.
WNI diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari KBRI Abu Dhabi serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kepanikan.
Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Baca Juga: Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi Ditutup, Akses Diperketat
(Sumber: Antara)
Otoritas UEA telah menutup akses ke Bandara International Zayed di tengah meningkatnya eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah. /ANTARA/Hanni Sofia. (Antara)