Ntvnews.id, Riyadh - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh (KBRI Riyadh) terus melakukan pemantauan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di berbagai wilayah Arab Saudi.
Langkah pemantauan tersebut dilakukan melalui satuan tugas serta jaringan paguyuban di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
“Saat ini KBRI terus memantau kondisi masyarakat Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Arab Saudi melalui satgas dan paguyuban yang ada. Laporan dari mereka kami jadikan acuan untuk menilai kondisi WNI saat ini,” ujar Pelaksana Fungsi Pensosbud 1 KBRI Riyadh, Mahendra, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa secara umum kondisi para WNI masih dalam keadaan aman. Meski begitu, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, khususnya di daerah yang terdapat instalasi militer Amerika Serikat, seperti di Kota Riyadh dan Dammam.
Baca Juga: Istri Ali Khamenei, Mansoureh Khojasteh Meninggal Dunia di Tengah Eskalasi Konflik Iran–AS
“WNI tetap beraktivitas seperti biasa. Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mahasiswa berbaur dengan komunitas lokal serta mengikuti arahan dan instruksi lebih lanjut dari pemerintah setempat terkait situasi ini,” kata Mahendra.
Mahendra juga menyampaikan bahwa para WNI diminta melakukan pendataan serta menjaga komunikasi dengan paguyuban dan komunitas masing-masing melalui grup WhatsApp yang tersebar di seluruh wilayah Arab Saudi.
“KBRI juga tergabung dalam grup-grup tersebut,” kata Mahendra.
Ilustrasi serangan Iran ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. (Anadolu)
Sebelumnya, KBRI Riyadh telah mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi agar tetap tenang, tidak panik, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
WNI juga diminta untuk melakukan lapor diri melalui laman resmi yang disediakan KBRI Riyadh.
Dalam kondisi darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh melalui WhatsApp di nomor yang telah disediakan.
Pihak KBRI Riyadh menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi secara cermat serta berkoordinasi dengan otoritas terkait setempat.
Bendera Arab Saudi (Arab News)