AS Sebut Telah Hancurkan 11 Kapal Iran di Teluk Oman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 22:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) pada Senin, 2 Maret 2026, menyatakan bahwa sebanyak 11 kapal Iran yang sebelumnya beroperasi di Teluk Oman telah dihancurkan.

“Dua hari lalu, rezim Iran memiliki 11 kapal di Teluk Oman. Hari ini, mereka memiliki nol,” tulis CENTCOM melalui platform media sosial X.

CENTCOM menuding Iran selama beberapa dekade melakukan gangguan dan serangan terhadap pelayaran internasional di kawasan tersebut. Pihaknya menegaskan komitmen untuk menjaga jalur pelayaran tetap aman dan terbuka.

“Masa-masa itu telah berakhir,” tambahnya.

Hingga saat ini, pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi terkait klaim kerugian tersebut.

Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup, Bahlil Sebut 25 Persen Impor Minyak RI Terhambat

Pernyataan CENTCOM muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 pada Minggu, 1 Maret 2026, menyebut bahwa sembilan kapal angkatan laut Iran telah ditenggelamkan, termasuk beberapa yang ia gambarkan sebagai “relatif besar dan penting”.

Sehari kemudian, pada Senin, 2 Maret 2026, Trump memperbarui jumlah tersebut menjadi 10 kapal. Ia juga menyatakan bahwa markas angkatan laut Iran telah “sebagian besar dihancurkan.”

Operasi di laut tersebut merupakan bagian dari langkah militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada Sabtu, 28 Februari 2026. Dalam perkembangan terpisah, operasi itu dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menyasar negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat.

Baca Juga: Kedutaan AS di Riyadh Luluh Lantak Usai Diserang Drone Iran, Layanan Ditutup

(Sumber: Antara) 

x|close