AHY: Jangan Sampai Timur Tengah Picu Perang Dunia Ke-3!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mar 2026, 00:15
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (NTVNews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti situasi global yang dinilainya sedang tidak baik-baik saja. Menurutnya, konflik yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah menimbulkan keprihatinan mendalam.

"Ramadan kali ini hadir dalam suasana dunia yang tidak baik-baik saja. Di berbagai belahan dunia, khususnya di Timur Tengah, kita menyaksikan konflik dan peperangan yang menimbulkan korban jiwa, penderitaan, dan kehancuran," ujar AHY dalam pidatonya di acara Buka Puasa Bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

AHY menilai, kondisi global yang bergejolak itu, bertolak belakang dengan makna Ramadan sebagai bulan penuh ampunan dan ketenangan batin.

"Ramadan yang sejatinya membuka pintu untuk saling memaafkan justru diwarnai aksi saling menghancurkan. Bulan suci yang seharusnya menghadirkan ketenangan batin malah dibayangi rasa cemas, ketidakpastian, dan duka mendalam," tuturnya.

AHY memandang, situasi di Timur Tengah tak boleh dianggap sebagai persoalan regional semata. Ia pun mengingatkan adanya potensi eskalasi yang lebih luas apabila konflik tak segera diredam.

"Kita tentu tidak ingin Timur Tengah menjadi titik panas yang mengarah pada perang yang lebih dahsyat, apalagi menuju Perang Dunia Ketiga. Kita harus sekuat tenaga mencegah hal itu terjadi," tuturnya.

AHY berharap, seluruh elemen bangsa perlu terus mendorong upaya perdamaian melalui jalur diplomasi dan dialog guna mencegah konflik meluas.

AHY turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menggelar pertemuan di Istana Merdeka guna membahas kemungkinan skenario terburuk akibat dinamika global ini.

"Kami keluarga besar Partai Demokrat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah menggelar pertemuan di Istana Merdeka untuk secara serius membahas berbagai kemungkinan skenario terburuk dan dampaknya terhadap Indonesia," papar dia.

AHY menilai, upaya tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi risiko yang mungkin timbul, terutama di sektor ekonomi, ketahanan energi, dan pangan.

"Kita harus mempersiapkan diri untuk mengantisipasi dan memitigasi segala risiko yang bisa datang, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan energi, dan juga pangan," papar dia.

AHY juga mengapresiasi ikhtiar pemerintah dalam mendorong terciptanya perdamaian dan ketertiban dunia, termasuk dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.

Dia mengatakan upaya dialog, de-eskalasi, dan penyelesaian damai di Timur Tengah harus terus diperjuangkan meski bukan hal yang mudah.

"Tentu ini bukan sesuatu yang mudah. Tetapi jika ada kemauan, di situ ada jalan," tandasnya.

x|close