Infografik: Stok Pangan Aman Hingga Lebaran 2026 Meski Timur Tengah Bergejolak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mar 2026, 19:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemerintah menjamin ketersediaan pangan nasional tetap stabil dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga usai Lebaran 2026, meski sedang terjadi konflik di Timur Tengah. Pemerintah menjamin ketersediaan pangan nasional tetap stabil dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga usai Lebaran 2026, meski sedang terjadi konflik di Timur Tengah. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga usai Lebaran 2026, meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah tengah bergejolak. Jaminan tersebut disampaikan pemerintah berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional yang menunjukkan stok sejumlah komoditas strategis masih berada di atas kebutuhan.

Data proyeksi neraca pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 3 Februari 2026 untuk periode Januari–April menunjukkan ketersediaan beras mencapai 27,5 juta ton, sementara kebutuhan diperkirakan sekitar 10,3 juta ton.

Untuk komoditas lain seperti minyak goreng, ketersediaannya mencapai 4,4 juta ton dengan kebutuhan sekitar 914 ribu ton. Sementara telur ayam ras diperkirakan tersedia 2,5 juta ton dengan kebutuhan sekitar 2,2 juta ton.

Baca Juga: Senat AS Tolak Resolusi Pembatasan Kewenangan Militer Trump dalam Konflik Iran

Kondisi serupa juga terlihat pada komoditas protein hewani. Ketersediaan daging ayam ras diproyeksikan mencapai 2,06 juta ton dengan kebutuhan sekitar 1,34 juta ton. Adapun daging sapi dan kerbau diperkirakan tersedia sekitar 410,9 ribu ton dengan kebutuhan sekitar 235,1 ribu ton.

Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya menyalurkan 828.000 ton beras cadangan pangan pemerintah melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan, melaksanakan gerakan pangan murah di 514 kabupaten/kota, serta menggelar operasi pasar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman

 menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran.

“Jelang Lebaran 2026 kebutuhan pokok aman. Produksi dalam negeri kuat dan mampu menopang kebutuhan nasional, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Berikut Infografiknya: 

Pemerintah menjamin ketersediaan pangan nasional tetap stabil dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga usai Lebaran 2026, meski sedang terjadi konflik di Timur Tengah. <b>(Antara)</b> Pemerintah menjamin ketersediaan pangan nasional tetap stabil dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga usai Lebaran 2026, meski sedang terjadi konflik di Timur Tengah. (Antara)

Baca Juga: DPR Ingatkan Jangan Sampai Ada Lonjakan Harga Pangan Jelang Lebaran

x|close