4 Orang Menjadi Korban Musibah Banjir di Buleleng Bali

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mar 2026, 13:14
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
garis polisi garis polisi (dokumen)

Ntvnews.id, Jakarta - Cuaca ekstrim dengan hujan deras yang terjadi di Kabupaten Buleleng mengakibatkan banjir bandang pada Jumat (6/3/2026) sore. Bencana alam menyapu sekitar daerah Dusun Santal dan Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi Jumat malam pada pukul 22.10 Wita dari Camat Banjar. Diungkapkan bahwa sungai meluap hingga mendatangkan banjir bandang. Empat orang warga menjadi korban, dimana 1 orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh warga setempat.

Usai menerima laporan tersebut, diberangkatkan 7 personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menuju lokasi. Setibanya di lokasi langsung berkoordinasi bersama camat dan unsur SAR lainnya.

Dalam keterangannya saat dihubungi, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan menuturkan bahwa 1 korban ditemukan meninggal dunia adalah warga Dusun Santal. Dewa Ketut Adi Suarjana (55) berupaya menyelamatkan mobilnya, namun saat baru masuk ke mobil, secara tiba-tiba diterjang banjir bandang. Sementara saksi mata bercerita, jika Suarjana sempat keluar meraih pohon kopi, nahas ia terhantam pohon besar yang terseret arus banjir. Jenasahnya baru ditemukan sekitar pukul 23.00 Wita setelah ketinggian air mulai surut dan selanjutnya dibawa ke RSU Pratama Tanguwisia.

Informasi diunggah akun infodenpasar terkini dan basarnas Bali.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by INFO DENPASAR BALI (@infodenpasarterkini.id)

Korban banjir lainnya berada di Dusun Ambengan, Desa Banjar. Tiga orang masih dinyatakan hilang karena rumah mereka jebol diterjang luapan dari Sungai Mendaum. Identitas ketiga korban yakni bernama Komang Suci (44) beserta dua anaknya Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12). "Pencarian kemarin malam terkendala kondisi gelap, jarak pandang terbatas sehingga tidak efektif," terang Kadek Donny. Pukul 00.20 wita tim SAR gabungan kembali ke kesatuan masing-masing, sesuai arahan Wakil Bupati yang turut berada di lokasi.

Pagi ini tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian. Area penyisiran difokuskan sekitar rumah korban dan muara pantai hingga sepanjang bibir pantai.

Baca Juga: 3 Warga Hilang Usai Banjir Hantam Kota Baru, 1 Orang Ditemukan Tewas

ANTARA

x|close