Prabowo Soroti Aturan Audit Cucu Perusahaan BUMN dan Banyaknya Anak Usaha

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 05:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto di HUT Danantara Prabowo Subianto di HUT Danantara (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti adanya regulasi yang dinilai menghambat proses audit terhadap cucu perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Padahal, menurutnya, perusahaan induk BUMN tetap dapat diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dalam arahannya di hadapan sejumlah pejabat negara serta jajaran pimpinan Badan Pengelola Investasi Danantara, Prabowo mengaku terkejut mengetahui satu entitas perusahaan negara memiliki ratusan anak hingga cucu perusahaan.

"Saya kaget, Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan, dan aneh lagi, ada peraturan-peraturan yang lebih aneh lagi, kalau BUMN boleh diaudit oleh negara, katanya kalau cucu perusahaan (BUMN) ndak boleh diaudit. Peraturan dari mana ini?" ujar Presiden Prabowo saat memberikan arahan-arahan dalam acara HUT Ke-1 Badan Pengelola Investasi Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga: Prabowo: Krisis Global Jadi Momentum Percepat Swasembada Pangan dan Energi

Presiden menilai kondisi tersebut memperkuat pentingnya langkah konsolidasi perusahaan-perusahaan BUMN melalui Danantara. Ia meyakini pengelolaan yang terpusat dapat mencegah berbagai potensi penyimpangan serta kebocoran terhadap kekayaan negara.

"Premis kita ternyata bener. Konsolidasi satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia, return on asset saya terima di atas 300 persen," ujar Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa konsolidasi dengan sistem manajemen yang lebih terintegrasi dan mengikuti standar internasional diyakini mampu meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat pengawasan terhadap aset negara yang dikelola oleh BUMN.

x|close