Prabowo Panggil Menhut Raja Juli ke Istana, Bahas Apa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 15:21
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026 siang.

Raja Juli mengatakan dirinya diminta bertemu langsung dengan Presiden pada pukul 13.30 WIB. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti agenda rapat yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

"Dminta menghadap Pak Presiden (pukul) 13.30 (WIB). Agendanya apa saya juga belum tahu," kata Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.

Meski belum mengetahui agenda pasti pertemuan tersebut, Raja Juli menyampaikan dirinya telah menyiapkan sejumlah bahan laporan yang berkaitan dengan sektor kehutanan untuk disampaikan kepada Presiden.

"Saya nyiapin beberapa bahan saja tentang kehutanan, tentang taman nasional, tentang rencana kita membuat satgas (satuan tugas) pendanaan taman nasional, ya macem-macemlah," ujar Raja Juli.

Baca Juga: Prabowo Kirim Surat ke DPR, Terkait RUU Keamanan dan Ketahanan Siber

Terkait rencana pembentukan Satgas Pendanaan Taman Nasional, Raja Juli menjelaskan bahwa selama ini anggaran pengelolaan taman nasional yang bersumber dari APBN masih terbatas. Karena itu, Kementerian Kehutanan berupaya mencari alternatif sumber pembiayaan guna mendukung kebutuhan konservasi serta pengelolaan kawasan taman nasional.

Menurutnya, Indonesia saat ini memiliki 57 taman nasional yang memerlukan dukungan pendanaan memadai agar dapat dikelola secara optimal dan berstandar internasional.

"Satgas untuk pendanaan taman nasional kita. Kita punya 57 taman nasional di Indonesia, selama ini anggarannya ala kadarnya, dan kita berharap ada taman nasional kita yang berkelas dunia. Jadi, perlu pendanaan selain APBN," kata Menteri Kehutanan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni <b>(NTVnews)</b> Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (NTVnews)

Sebelumnya, pada pertengahan Januari 2026, Raja Juli juga pernah menjelaskan bahwa pembentukan Satuan Tugas Pembiayaan Taman Nasional bertujuan menyediakan sumber pendanaan yang berkelanjutan bagi pengelolaan seluruh taman nasional di Indonesia.

Ia menyebut pembentukan satgas tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang meminta pemerintah mengambil langkah-langkah luar biasa guna melindungi keanekaragaman hayati nasional serta kawasan taman nasional.

“Satuan tugas ini akan memberikan arahan strategis serta mengoordinasikan pelaksanaan Strategi dan Kerangka Investasi Pembiayaan Taman Nasional. Kedua, revisi terhadap seluruh regulasi yang diperlukan, serta penerbitan regulasi baru apabila dibutuhkan, guna memungkinkan Indonesia bermitra secara efektif dengan sektor swasta,” kata Raja Juli dalam siaran resminya pada 22 Januari 2026.

Lebih lanjut, Raja Juli mencontohkan sejumlah skema pembiayaan berkelanjutan yang dapat dijadikan model, di antaranya program Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Provinsi Aceh yang fokus pada perlindungan Gajah Sumatera. Model lain juga telah diterapkan di Taman Nasional Way Kambas di Provinsi Lampung.

“Saat ini kami tengah membangun fondasi yang diperlukan agar Way Kambas dapat menjadi lokasi proyek offset karbon pertama di dalam sistem taman nasional Indonesia yang terbuka bagi Pasar Karbon Sukarela (Voluntary Carbon Market/VCM),” kata Raja Juli dalam siaran resmi yang sama.

x|close