Trump Klaim AS Menang Perang dengan Iran, Operasi Militer Tetap Dilanjutkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 20:45
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/as/am) Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/as/am) (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat telah “memenangkan” perang melawan Iran, namun operasi militer akan terus dilanjutkan hingga misi dinilai benar-benar selesai.

"Kami tidak akan pergi sampai pekerjaan itu selesai dan itu akan sangat cepat, akan sangat cepat," kata Trump dalam sebuah acara di Kentucky, Rabu, 11 Maret 2026 waktu setempat.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei.

Trump menyebut militer AS telah menghancurkan 58 kapal angkatan laut Iran dan menilai operasi militer yang dilakukan sejauh ini mencapai keberhasilan besar. Meski demikian, ia mengaku tetap berhati-hati untuk tidak menyatakan kemenangan terlalu cepat.

Baca Juga: Iran: Waktu Berakhir Konflik Timur Tengah belum Dapat Dipastikan

"Kami telah menang. Saya beri tahu Anda, kami telah menang. Anda tahu, Anda tidak pernah suka mengatakan terlalu cepat bahwa Anda menang. Kami menang. Kami memenangkan taruhan, pada jam pertama; semuanya sudah berakhir," ucapnya.

Trump juga kembali menegaskan bahwa operasi militer tersebut merupakan tindakan yang ia sebut sebagai “darmawisata”.

"Anda tahu excursion? Kami harus melakukan perjalanan kecil untuk menyingkirkan beberapa orang jahat, sangat jahat. Itu seharusnya sudah dilakukan sejak 47 tahun lalu. Mereka telah membunuh rakyat kami," katanya.

Menurut Trump, Iran sebelumnya memiliki ambisi kuat untuk memperluas pengaruhnya di kawasan Timur Tengah serta mengancam keberadaan Israel.

Baca Juga: Presiden Iran Sebut Pengakuan Hak Iran Jadi Kunci Akhiri Perang dengan AS dan Israel

"Mereka sangat kuat, Anda tahu. Mereka akan mencoba menguasai seluruh Timur Tengah. Mereka akan menghancurkan Israel. Mereka tidak tahu apa yang menghantam mereka, bukan? Mereka tidak tahu bahwa mereka dihantam oleh militer Amerika. Mereka tidak mengharapkan hal seperti ini," ucap Trump.

Ia menambahkan bahwa operasi militer tersebut tidak akan dihentikan terlalu cepat karena pemerintah AS ingin memastikan seluruh misi telah diselesaikan.

"Kami tidak ingin pergi terlalu cepat, bukan? Kami harus menyelesaikan pekerjaan ini. Selama 11 hari terakhir, militer kami secara praktis telah menghancurkan Iran, negara yang keras," ujarnya.

(Sumber: Antara)

x|close