A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Rusia Bungkam Soal Kabar Mojtaba Khamenei Dirawat di Moskow Usai Serangan AS–Israel - Ntvnews.id

Rusia Bungkam Soal Kabar Mojtaba Khamenei Dirawat di Moskow Usai Serangan AS–Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 06:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Bendera nasional Rusia terlihat di Kremlin, Moskow, Rusia, 6 Januari 2023. Arsip - Bendera nasional Rusia terlihat di Kremlin, Moskow, Rusia, 6 Januari 2023. (ANTARA)

Ntvnews.id, Moskow - Pemerintah Rusia menanggapi laporan yang menyebut pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menjalani operasi di Moskow setelah terluka akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Teheran.

Namun, pemerintah Rusia memilih tidak memberikan tanggapan terkait laporan tersebut.

"Kami tidak berkomentar mengenai laporan semacam itu dengan cara apa pun," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa, 17 Maret 2026.

Kabar mengenai pemulihan Mojtaba di Moskow sebelumnya dilaporkan oleh surat kabar Kuwait, Al-Jarida. Media tersebut menyebut Mojtaba dibawa ke Rusia untuk menjalani perawatan setelah mengalami luka akibat serangan AS dan Israel.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran membenarkan bahwa Mojtaba mengalami luka dalam serangan tersebut. Meski demikian, pihak kementerian tidak mengungkapkan lokasi keberadaan pemimpin baru Iran itu.

Baca Juga: Mojtaba Khamenei Disebut Diam-diam Terbang ke Rusia untuk Jalani Operasi

Dalam kesempatan yang sama, Peskov juga menolak menanggapi klaim Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, terkait dugaan pasokan drone dari Moskow ke Teheran.

Ia justru mengarahkan pertanyaan tersebut kepada Zelenskyy.

"Anda perlu menghubungi kepala rezim Kyiv, menanyakan dari mana ia mendapatkan informasi tersebut. Kami tidak berkomentar mengenai pernyataan seperti itu."

Laporan lain menyebut Mojtaba Khamenei diterbangkan secara diam-diam ke Rusia setelah mengalami luka akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei <b>(Istimewa)</b> Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Istimewa)

Menurut laporan Metro.co.uk, evakuasi rahasia tersebut dilakukan agar putra mendiang Ali Khamenei itu dapat menjalani operasi kaki untuk menyelamatkan nyawanya. Operasi tersebut disebut dilakukan di salah satu istana kepresidenan milik Presiden Rusia Vladimir Putin.

Surat kabar Al-Jarida melaporkan bahwa Mojtaba sebelumnya dievakuasi dari bunker yang terkena serangan AS–Israel. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan ayahnya, Ali Khamenei, serta sejumlah anggota keluarganya, termasuk ibu, istri, dan anak laki-lakinya.

Baca Juga: DK PBB Gagal Sahkan Resolusi Rusia soal Penghentian Aktivitas Militer di Timur Tengah

Setelah dievakuasi dari lokasi tersebut, Mojtaba disebut "diselundupkan" keluar dari Iran untuk menjalani operasi rahasia di Rusia.

Dalam proses evakuasi itu, ia dilaporkan diterbangkan ke Moskow menggunakan pesawat militer Rusia dalam kondisi luka parah. Setibanya di ibu kota Rusia, Al-Jarida menyebut Mojtaba menjalani operasi yang diklaim berlangsung dengan "sukses" di salah satu kompleks kepresidenan milik Putin.

x|close