Iran Ancam Serang Perusahaan Amerika Serikat, Pekerja Diminta Segera Dievakuasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 10:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan peringatan terkait rencana serangan terhadap sejumlah perusahaan milik Amerika Serikat (AS). Dalam pengumuman tersebut, para pekerja di perusahaan-perusahaan terkait diminta segera meninggalkan lokasi kerja mereka.

"Karyawan perusahaan-perusahaan Amerika diminta untuk segera meninggalkan daerah-daerah ini. Daerah-daerah ini akan segera menjadi target Korps Garda Revolusi Islam," kata Garda Revolusi di situs web resmi mereka, dilansir dari AFP, Selasa, 17 Maret 2026.

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan secara spesifik perusahaan yang menjadi sasaran. Namun, kantor berita Iran Tasnim News Agency mempublikasikan daftar target potensial melalui Telegram yang mencakup kantor perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Google, Microsoft, dan Nvidia yang berada di negara-negara kawasan Teluk.

Baca Juga: Gubernur Bali Sebut Majelis Putuskan Takbiran di Rumah Jika Bertepatan dengan Nyepi

IRGC menyebut bahwa industri yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dapat menjadi target serangan dalam beberapa jam ke depan.

Pihak Iran juga mengingatkan warga sipil serta pekerja yang berada di sekitar lokasi industri tersebut untuk segera menjauh dari area tersebut guna menghindari potensi bahaya.

Dalam pernyataannya, IRGC tidak menjelaskan negara atau fasilitas tertentu yang akan menjadi sasaran. Namun, mereka mengisyaratkan bahwa lokasi-lokasi yang berkaitan dengan kepentingan ekonomi Amerika Serikat berpotensi menjadi target serangan.

Peringatan tersebut muncul ketika konflik bersenjata yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya telah memasuki pekan ketiga, tanpa adanya tanda-tanda bahwa perang akan segera mereda.

TERKINI

Istri Netanyahu Suka Teriak-teriak hingga Hina ART

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:20 WIB

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M 7,4

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:19 WIB

Calon Senator Muslim AS Sindir Trump

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:18 WIB

Hujan Deras Berhari-hari di Filipina, 16 Orang Tewas

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:10 WIB

Israel Tutup Desa Kristen di Tepi Barat Palestina

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:05 WIB

Prabowo Bakal Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang 27 Agustus

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 09:04 WIB

Modus-modus SMS Pinjaman Online Cepat Cair yang Bodong

News Selasa, 11 Agu 2026 | 09:03 WIB

Kerangka Wanita Hamil Berusia 9.000 Tahun Ditemukan

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 08:55 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close