A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kemlu: 2 Penerbangan dari Indonesia Terdampak Penutupan Ruang Udara UEA Gegara Drone - Ntvnews.id

Kemlu: 2 Penerbangan dari Indonesia Terdampak Penutupan Ruang Udara UEA Gegara Drone

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 12:22
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Pesawat Ilustrasi Pesawat (Pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan adanya dampak langsung terhadap penerbangan dari Indonesia setelah penutupan sementara ruang udara Uni Emirat Arab, menyusul insiden jatuhnya serpihan drone di sejumlah wilayah negara tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa perwakilan Indonesia di UEA menerima laporan terkait jatuhnya serpihan drone di wilayah Dubai pada Senin (16/3). Serpihan ditemukan di beberapa titik, termasuk di area dekat Bandara Internasional Dubai, yang menyebabkan kebakaran dan penghentian sementara operasional bandara.

"Terkait dengan warga negara Indonesia, terdapat dua penerbangan maskapai Emirates dari Indonesia menuju Dubai yang terdampak pengalihan pendaratan," kata Heni dalam pernyataan tertulis yang diterima Selasa, 17 Maret 2026, dilansir Antara

Kemlu mencatat dua penerbangan yang terdampak. Penerbangan pertama adalah Emirates EK-359 dari Jakarta dengan perkiraan 309 penumpang, yang dialihkan ke Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi.

Baca Juga: RSCM Tangani Korban Luka Bakar Akibat Cairan Kimia Secara Intensif

Sementara itu, penerbangan Emirates EK-399 dari Denpasar dengan sekitar 300 penumpang tetap mendarat di Bandara Internasional Al-Maktoum.

"Sejauh ini, tidak terdapat laporan WNI yang menjadi korban ataupun meminta bantuan terkait insiden tersebut," kata Heni.

Kemlu menegaskan bahwa perwakilan RI di UEA terus memantau perkembangan situasi secara intensif. Koordinasi juga dilakukan dengan otoritas setempat dan maskapai untuk memastikan keselamatan serta kelancaran perjalanan warga negara Indonesia.

Baca Juga: Ledakan di Masjid Jember Diselidiki, Tim Jibom dan Labfor Lakukan Olah TKP

Selain di Dubai, laporan jatuhnya serpihan drone juga diterima dari wilayah Fujairah dan Umm Al Quwain. Sebagai respons terhadap insiden tersebut, otoritas penerbangan sipil UEA, General Civil Aviation Authority (GCAA), sempat menangguhkan penerbangan di Bandara Internasional Dubai pada Senin sebagai langkah pencegahan.

Kebijakan ini diambil setelah terjadinya kebakaran pada sebuah tangki bahan bakar di sekitar bandara yang diduga dipicu serangan drone. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Perkembangan terbaru menunjukkan situasi mulai terkendali. Kantor berita WAM melaporkan pada Selasa bahwa GCAA telah membuka kembali ruang udara UEA setelah kondisi dinilai membaik.

x|close