A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Tesso Nilo, Dorong Pemulihan Habitat Gajah Sumatera - Ntvnews.id

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Tesso Nilo, Dorong Pemulihan Habitat Gajah Sumatera

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 23:39
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau, Selasa, 17 Maret 2026. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau, Selasa, 17 Maret 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi

atau Titiek Soeharto melakukan peninjauan ke kawasan konservasi gajah di Taman Nasional Tesso Nilo pada Selasa, 17 Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri memastikan bahwa upaya pemulihan kawasan Tesso Nilo sebagai habitat gajah berjalan aman dan sesuai rencana. Ia menegaskan langkah tersebut sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subiantodalam menjaga kelestarian populasi Gajah Sumatera yang terus menurun.

"Tadi disampaikan oleh Dinas Kehutanan Riau bahwa saat ini kawasan gajah yang populasinya sudah sangat sedikit ini tentunya harus diberikan habitatnya kembali, ruangnya kembali," ujarnya dalam konferensi pers.

Kapolri menyebutkan bahwa pemerintah akan melakukan pemulihan kawasan seluas sekitar 81 ribu hektare di Tesso Nilo untuk dijadikan area konservasi Gajah Sumatera.

Selain itu, ia juga memastikan jajaran kepolisian akan terus mengawasi serta menindak tegas segala bentuk kejahatan terhadap satwa maupun perusakan hutan di kawasan tersebut. Ia turut memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Polda Riau dalam mengungkap kasus kematian dan pencurian gading gajah yang sempat terjadi.

"Tolong dilakukan tindakan tegas sehingga populasi gajah yang tinggal sedikit ini betul-betul bisa tetap terjaga dan lestari dan kemudian wilayah konservasinya juga kemudian sesuai dengan populasi gajah sehingga bisa berkembang," tegasnya.

Sementara itu, Titiek Soeharto menekankan pentingnya mengembalikan fungsi Tesso Nilo sebagai taman nasional yang berfokus pada konservasi flora dan fauna, khususnya sebagai habitat gajah.

"Karena kepedulian yang tinggi dari Presiden Prabowo, Taman Nasional Tesso Nilo ini harus dikembalikan pada fungsinya sebagai taman nasional, utamanya adalah sebagai habitat dari gajah-gajah yang harus kita lindungi," jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar proses relokasi masyarakat yang saat ini berada di kawasan tersebut dilakukan secara manusiawi tanpa tindakan represif. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kesiapan lokasi relokasi sebelum pemindahan dilakukan.

"Jangan belum apa-apa sudah diusir-usir. Jadi kita sama-sama menjaga kelestarian daripada taman nasional ini juga masyarakat yang tinggal di dalamnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Titiek mendorong Kementerian Kehutanan untuk bekerja sama dengan Mabes Polri dalam menjaga kawasan Tesso Nilo. Ia menilai jumlah personel yang ada saat ini masih sangat terbatas dibandingkan luas wilayah yang harus diawasi.

"Ini luasnya 81.000 (hektar) sedangkan polisi hutan hanya di sini berapa? 23 (orang). Bagaimana bisa mengawasi luas sebegitu luasnya? Mungkin bisa minta bantuan Pak Kapolri, bisa menugaskan Pak Kapolda bagaimana supaya ikut mengawasi menjaga kelestarian daripada taman nasional ini," pungkasnya.

x|close