Ntvnews.id, Moskow - Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, membantah kabar yang menyebut pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, tengah berada di Rusia untuk menjalani perawatan medis. Ia menegaskan bahwa pemimpin Iran tidak perlu melarikan diri dari negaranya.
Dilansir dari TASS, Rabu, 18 Maret 2026, Jalali menyatakan bahwa posisi para pemimpin Iran tetap berada di tengah masyarakat.
"Para pemimpin Iran tidak perlu melarikan diri atau bersembunyi di bunker, tempat mereka adalah di jalanan di tengah rakyat," kata Kazem Jalali.
Baca Juga: Iran Umumkan Mojtaba Khamenei Terluka
Ia juga menilai kabar mengenai pemindahan Mojtaba Khamenei ke Rusia untuk berobat sebagai bagian dari perang psikologis yang ditujukan untuk melemahkan Iran.
"Darah syahid Khamenei meniadakan efek perang psikologis dan banjir kebohongan," tulis diplomat Iran tersebut melalui platform X.
Sebelumnya, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov enggan memberikan komentar terkait laporan yang menyebut Mojtaba Khamenei berada di Moskow untuk menjalani perawatan medis. Informasi tersebut sebelumnya muncul di media Al Jarida.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Istimewa)