Ntvnews.id, Denpasar - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali mengeluarkan maklumat yang mengarahkan warga Muhammadiyah untuk melaksanakan takbiran menjelang Idul Fitri di rumah masing-masing, karena waktunya bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
Ketua PWM Bali Husnul Fahmi menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan dari pusat demi menjaga kondusivitas.
“Ini juga arahan dari pusat, karena kalau tidak memungkinkan takbiran, kami diimbau melaksanakan takbiran di rumah masing-masing, sehingga kami mengeluarkan maklumat agar takbiran di rumah,” kata Fahmi.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama Bali dan Gubernur Bali yang memperbolehkan takbiran di masjid atau mushalla dengan syarat tertentu.
Baca Juga: Budi Gunadi Sadikin Pastikan RS Kemenkes Tetap Layani Kasus Darurat Saat Libur Idul Fitri dan Nyepi
Namun, PWM Bali memilih opsi yang lebih aman demi menjaga kerukunan antarumat.
“Sudah kami sampaikan ke umat, bagikan ke media sosial juga maklumat itu, satu minggu lalu dan diterima masyarakat bahwa pelaksanaan takbiran di rumah, dan dua hari lalu kami bertemu Pak Gubernur Bali kami sampaikan kesepakatan itu,” ujar Husnul Fahmi.
PWM Bali tetap berharap seluruh warga Muhammadiyah mengikuti imbauan tersebut, meskipun di beberapa daerah seperti Jembrana dan Buleleng terdapat kebijakan yang lebih fleksibel.
Namun, masyarakat tetap diminta menyesuaikan dengan aturan wilayah masing-masing.
Baca Juga: Hari Raya Nyepi saat Mudik Lebaran, DPR Minta Hal Ini Diatur
Fahmi juga menekankan bahwa hubungan harmonis antara umat Muslim dan Hindu di Bali telah lama terjalin baik.
“Memang belum pernah sedekat ini Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri atau bertepatan malam takbiran, tapi sebelumnya pernah Jumatan dan kami tetap bisa shalat, bahkan diantar, jadi kami sudah sangat terjaga kerukunannya,” kata dia.
Selain itu, persiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri juga melibatkan pecalang untuk menjaga keamanan di sejumlah titik.
“Kami persiapan shalat Ied di Renon hari ini, seperti menyiapkan podium dan lainnya itu melibatkan pecalang, pecalang juga menjaga nanti malam sampai besok malam menjelang Idul Fitri, dan kami ada dua lokasi lainnya, yaitu di Jalan Batanta dan Gedung PWM Bali,” ujar Fahmi.
(Sumber: Antara)
Gubernur Bali Wayan Koster sampaikan keputusan organisasi keagamaan terkait potensi Hari Raya Nyepi bersamaan malam takbiran, Denpasar, Senin 16/3/2026. ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari (Antara)