Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di kawasan Timur Tengah memutuskan membatalkan agenda salat Idulfitri bersama serta kegiatan halalbihalal yang semula dijadwalkan berlangsung pada 1 Syawal 1447 H. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga negara Indonesia di tengah situasi kawasan yang belum stabil.
KBRI Muscat menjadi perwakilan pertama yang mengumumkan pembatalan tersebut. Duta Besar RI untuk Oman, Mohamad Irzan Djohan, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah yang belum kondusif.
"Langkah tersebut kami ambil sebagai bentuk kehati-hatian dan tanggung jawab untuk mengedepankan keamanan serta kenyamanan bersama," kata Irzan dalam surat resmi tertanggal 16 Maret, seperti dilaporkan Antara.
Ia mengakui keputusan tersebut bukan hal mudah, mengingat kegiatan salat Idulfitri dan halalbihalal selama ini menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia di Oman untuk mempererat silaturahmi.
Irzan juga berharap pembatalan ini tidak mengurangi makna dan kekhidmatan perayaan Idulfitri, sekaligus mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan situasi dan saling menjaga satu sama lain.
Langkah serupa juga diambil KBRI Abu Dhabi di Uni Emirat Arab. Duta Besar Judha Nugraha mengumumkan pembatalan melalui surat tertanggal 17 Maret yang disampaikan lewat media sosial resmi KBRI.
Judha menyarankan diaspora Indonesia di UEA untuk melaksanakan salat Idulfitri di masjid terdekat dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan serta mengikuti arahan otoritas setempat.
"Kami mengharapkan pengertian seluruh masyarakat Indonesia atas langkah ini, yang diambil semata-mata demi menjaga keselamatan dan keamanan bersama," kata Judha.
Selain itu, KJRI Dubai juga membatalkan pelaksanaan salat Idulfitri bersama dengan alasan keamanan, sebagaimana diumumkan melalui kanal resmi mereka.
Sementara itu, perwakilan Indonesia di Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Iran belum menyampaikan keputusan terkait pelaksanaan kegiatan Idulfitri di masing-masing wilayah.
Dubes RI untuk UEA Judha Nugraha. (ANTARA/HO-KBRI Abu Dhabi) (Antara)