Ntvnews.id, Jakarta - Lonjakan wisatawan di Jakarta selama periode Idulfitri 1447 Hijriah menjadi sorotan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan masyarakat ke berbagai destinasi wisata mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
"Selama periode Idulfitri ini, jumlah kunjungan masyarakat ke tempat wisata juga mengalami kenaikan cukup signifikan," ucap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.
Beberapa destinasi favorit di Jakarta mencatat angka kunjungan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, yakni Monumen Nasional (Monas) 126.790 pengunjung (22–24 Maret), Kebun Binatang Ragunan 222.991 pengunjung, dan Ancol 155.000 pengunjung.
Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa Jakarta tetap menjadi destinasi utama bagi masyarakat untuk menghabiskan libur Lebaran bersama keluarga.
Baca Juga: Seskab Teddy Unggah Momen Lebaran Silaturahmi dengan Pramono Anung hingga Panglima TNI
Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)
Pramono juga menyoroti keberhasilan program “Mudik ke Jakarta” yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Program ini melibatkan berbagai pihak, seperti Citilink, KAI, sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata.
Sebelum Lebaran, nilai transaksi ekonomi telah menembus Rp21 triliun. Pemerintah optimistis angka tersebut akan terus meningkat dan berpotensi melampaui Rp25 triliun hingga akhir Maret 2026. Program ini juga memberikan dampak ke sejumlah daerah lain, seperti Semarang Rp8 miliar dan Surabaya: Rp6,2 miliar.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan optimal. Pramono menegaskan bahwa selama periode mudik dan libur Lebaran, tidak terdapat keluhan berarti dari masyarakat di lapangan.
Polri mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta saat libur Lebaran 2026.