Ntvnews.id, Istanbul - Iran mengajak negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membentuk aliansi keamanan dan militer yang mandiri tanpa keterlibatan Amerika Serikat dan Israel. Seruan tersebut disampaikan sebagai respons atas meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan.
"Waktunya telah tiba untuk mendirikan sebuah aliansi militer tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel," kata Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Besar Khatam Al Anbiya Angkatan Bersenjata Iran, dalam rekaman video yang ditujukan bagi dunia Arab dan Islam, Rabu, 25 Maret 2026.
Baca Juga: Trump Klaim AS Berkomunikasi dengan Iran, Sebut Teheran Ingin Capai Kesepakatan
Dalam pernyataannya, Zolfaghari menilai serangan yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran menandai fase baru dalam dinamika konflik kawasan. Ia juga menyebut Iran saat ini berada di garis depan dalam membela negara-negara Islam dari ancaman eksternal.
Ia menekankan pentingnya kemandirian negara-negara Timur Tengah dalam menjaga keamanan tanpa bergantung pada kekuatan asing. Menurutnya, prinsip-prinsip yang bersumber dari Al-Qur’an dapat dijadikan dasar dalam membangun kerja sama keamanan regional.
"Kita harus bersatu untuk menjamin keamanan kita dan bergerak menuju suatu kesepakatan keamanan bersama yang menjadikan Islam dan Al Quran sebagai acuan, inti, dan landasan ajek," kata dia.
Baca Juga: AS Ajukan Rencana 15 Poin ke Iran untuk Redakan Konflik Timur Tengah
Ketegangan di kawasan Teluk sendiri terus meningkat sejak akhir Februari, ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas oleh Iran melalui peluncuran drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.
Situasi ini menambah kompleksitas keamanan di kawasan Timur Tengah dan memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Rudal Iran untuk serangan balasan terhadap sejumlah target di Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. ANTARA/Anadolu/py/pri. (Antara)