Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Akibat Virus Panleukopenia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mar 2026, 08:45
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Eri Mildranaya (kiri) saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026). ANTARA/Rubby Jovan. Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Eri Mildranaya (kiri) saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026). ANTARA/Rubby Jovan. (Antara)

Ntvnews.id, Kota Bandung - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengungkapkan bahwa dua anak harimau Benggala bernama Huru dan Hara yang berusia delapan bulan meninggal dunia akibat infeksi virus Panleukopenia.

Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, menjelaskan bahwa virus tersebut sangat berbahaya, terutama bagi satwa yang masih muda.

“Secara umum keduanya terinfeksi Panleukopenia. Berbagai upaya sudah dilakukan secara maksimal, namun hasil akhirnya berkata lain,” kata Eri di Bandung, Kamis.

Ia menuturkan, penanganan terhadap kedua anakan harimau dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Rumah Sakit Hewan Cikole, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), BBKSDA, serta tim medis dari kebun binatang.

Baca Juga: Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, BBKSDA Lakukan Pemeriksaan

“Kami sangat berduka. Kedua anak harimau ini bukan sekadar satwa tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Bandung,” ujarnya.

Eri menjelaskan bahwa gejala yang dialami Huru dan Hara meliputi muntah, diare, hingga ditemukannya darah pada feses. Kondisi tersebut menjadi indikasi kuat adanya serangan virus yang menyerang sistem pencernaan sekaligus melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Terkait asal penularan, pihaknya menyebut virus Panleukopenia bisa berasal dari berbagai faktor, termasuk lingkungan sekitar satwa. Hingga saat ini, pihak BBKSDA masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada satwa lain yang terinfeksi.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Evaluasi Bandung Zoo Usai 2 Ekor Anak Harimau Mati

“Kami belum bisa memastikan apakah ada satwa lain yang terjangkit. Saat gejala muncul, anakan langsung diisolasi ke kandang karantina dan ditangani secara intensif,” katanya.

Sebelumnya, kedua anak harimau Benggala tersebut dilaporkan mati pada Selasa, 24 Maret 2026 dan Kamis, 26 Maret 2026 di Bandung Zoo. Huru dan Hara merupakan bagian dari koleksi satwa kebun binatang tersebut yang lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan induk jantan Sahrulkan dan betina Jelita.

(Sumber: Antara)

x|close