Korlantas Polri Terapkan One Way di Tol Trans Jawa, Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mar 2026, 09:47
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Suasana penerapan sistem satu arah atau one way di Jalan Tol Cipali Cirebon, Jawa Barat, Selasa 17 Maret 2026. ANTARA/Fathnur Rohman. Suasana penerapan sistem satu arah atau one way di Jalan Tol Cipali Cirebon, Jawa Barat, Selasa 17 Maret 2026. ANTARA/Fathnur Rohman. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Korlantas Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas One Way Presisi Tahap I pada Jumat (27/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Kebijakan ini difokuskan untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran yang masih tinggi di ruas Tol Trans Jawa menuju Jakarta, sekaligus memastikan distribusi kendaraan tetap terkendali.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa penerapan skema satu arah ini telah melalui koordinasi dan arahan langsung dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Rekayasa lalu lintas diberlakukan dari KM 263 Bulakamba (Brebes Barat) hingga KM 70 Cikampek Utama (Cikatama), yang menjadi jalur utama kendaraan dari Jawa Tengah ke Jakarta.

"Atas perintah Bapak Kapolri, Hari ini Jumat 27 Maret 2026, dilaksanakan One Way Presisi Tahap I mulai pukul 09.00 WIB," ujar Irjen Agus di Command Center KM 29, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Macet Sepanjang 34 Km di Tol Cipali Saat Arus Balik Lebaran, Ini Biang Keroknya

Pelaksanaan kebijakan ini berbasis pemantauan langsung dari Command Center KM 29, yang berfungsi sebagai pusat kendali terintegrasi milik Korlantas Polri. Melalui sistem ini, arus lalu lintas dapat dipantau secara real-time, sehingga pengambilan keputusan dilakukan secara cepat dan akurat sesuai kondisi di lapangan.

Sebelum one way diberlakukan penuh, Korlantas terlebih dahulu melakukan tahapan sterilisasi jalur sejak pukul 07.30 WIB. Proses ini dilakukan secara bertahap melalui clearance atau pembersihan jalur dari KM 70 hingga KM 263 untuk memastikan tidak ada kendaraan dari arah berlawanan yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Pembukaan jalur dilakukan secara estafet guna mengurai titik-titik kepadatan, terutama di sekitar rest area. Pada pukul 08.00 WIB, petugas mulai membersihkan jalur dari KM 70 hingga KM 132, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan arus untuk mengatasi kepadatan di Rest Area 130B.

"Pelaksanaan clearance dilanjutkan dari KM 132 ke KM 164 untuk menguras kepadatan di Rest Area 164B. Setelah jalur dinyatakan aman dan sterilisasi mencapai KM 263, One Way Sepenggal Presisi Tahap I resmi dimulai pukul 09.00 WIB," jelas Irjen Agus.

Baca Juga: Macet Total Jalur Cikidang Sukabumi ke Pelabuhan Ratu, Kendaraan Overheat di Tengah Kemacetan

Dalam penerapannya, Korlantas Polri menaruh perhatian besar pada titik-titik perlambatan kendaraan, khususnya di rest area sepanjang Tol Cipali hingga Brebes. Area ini kerap menjadi sumber kemacetan akibat tingginya volume kendaraan yang keluar-masuk lokasi istirahat.

Sebagai langkah antisipatif, petugas melakukan penutupan sodetan di KM 132 dan KM 164 secara situasional. Kebijakan ini bertujuan menjaga kelancaran arus utama kendaraan agar tidak terganggu oleh pergerakan kendaraan di sekitar rest area.

Rekayasa lalu lintas One Way Presisi Tahap I merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pasca-Operasi Ketupat 2026. Korlantas Polri masih mencatat sekitar 36 persen kendaraan belum kembali ke Jakarta, sehingga pengaturan lalu lintas akan terus dioptimalkan hingga 29 Maret 2026.

"Pengecekan jalur dilakukan secara menyeluruh dari KM 188 Palimanan hingga KM 263 Bulakamba. Kami pastikan jalur aman sebelum one way dibuka penuh demi keselamatan masyarakat," pungkasnya.

Korlantas Polri juga mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dan mematuhi arahan petugas di lapangan agar perjalanan arus balik berlangsung aman, tertib, dan lancar.

x|close