Zulhas Sebut Kopdes Merah Putih Akan Jadi Penyalur Utama Bansos di Desa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Mar 2026, 19:30
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers setelah Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kemenko Pangan RI, Jakarta, Selasa (31/3/2026). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira) Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers setelah Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kemenko Pangan RI, Jakarta, Selasa (31/3/2026). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira) (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) akan berperan sebagai penyalur utama berbagai bantuan sosial (bansos) pemerintah kepada masyarakat di wilayah desa.

“Bantuan-bantuan pangan, bansos, itu semua melalui Kopdes, ya. Semuanya, (mulai dari) itu bantuan pangan melalui Kopdes (untuk disalurkan ke) 18 juta (orang penerima), (jumlahnya) tidak sedikit. Juga PKH (program keluarga harapan), dan lain-lain yang dari bansos akan (disalurkan) semua melalui Kopdes,” kata Zulkifli Hasan di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Zulhas itu menjelaskan bahwa keberadaan Kopdes/Kelurahan Merah Putih juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat desa melalui berbagai peran strategis.

Ia menyebutkan, koperasi tersebut dapat berfungsi sebagai agen distribusi LPG, membantu penyaluran beras melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog, hingga menjadi penyalur pupuk.

Baca Juga: RUPSLB Bank Mandiri Tetapkan Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama

“Sebagaimana arahan Pak Presiden (Prabowo Subianto), pertama, koperasi untuk mempermudah masyarakat, akan jadi agen LPG, akan menjadi agennya Bulog (untuk) beras SPHP dan lain-lain, akan menjadi agen pupuk,“ kata Zulhas.

“Nanti kerja sama dengan Bulog, selain mensuplai SPHP, Kopdes juga akan menjadi offtaker untuk gabah,“ ujarnya menambahkan.

Selain menjadi penyalur, Kopdes juga akan berperan sebagai penyerap hasil produksi masyarakat desa, seperti gabah dan jagung, dengan harga di bawah harga acuan penjualan (HAP).

Tak hanya itu, Kopdes/Kelurahan Merah Putih juga menawarkan fasilitas pinjaman dengan bunga rendah sebesar 6 persen per tahun. Skema ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghindari praktik rentenir maupun pinjaman daring ilegal.

Baca Juga: Zulkifli Hasan: Aturan Presiden soal Tata Kelola Program MBG Terbit dalam Sepekan

Di sisi lain, fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) juga akan disediakan untuk mendukung penyimpanan hasil perikanan masyarakat agar tetap terjaga kualitasnya.

Zulkifli juga menambahkan bahwa koperasi desa akan menjadi bagian penting dalam rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya sebagai pemasok utama kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Karena sesuai dengan tata cara SPPG itu, suplai utamanya SPPG itu adalah nanti Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi Desa akan menampung hasil rakyat, Kopdes nanti akan menyuplai SPPG. Di tata kelolanya SPPG begitu sudah kita buat aturannya,” ujar dia.

Dengan berbagai peran tersebut, Kopdes/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu memperkuat distribusi bantuan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

(Sumber: Antara)

x|close