Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan soal langkah meningkatkan sistem keamanan ibu kota melalui integrasi jaringan CCTV.
Dalam kebijakan tersebut, seluruh gedung di Jakarta yang memiliki lebih dari empat lantai akan terhubung dengan sistem CCTV yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Orang nomor satu di DKI tersebut menjelaskan, bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan sistem pengawasan kota yang terintegrasi dan modern.
"Jadi untuk CCTV, kita sudah memutuskan nanti gedung-gedung yang lantainya lebih dari empat, sesuai dengan Pergub, akan dikoneksikan dengan CCTV yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta," ucap Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu, 4 April 2026.
Baca Juga: Pramono Teken Surat Pembangunan PLTSa, Jakarta Siap olah Sampah Jadi Energi
Ilustrasi CCTV (Pixabay)
Baca Juga: Pramono Beberkan Biang Kerok Sampah Menumpuk di Jakarta
Dengan langkah ini, seluruh titik strategis di Jakarta diharapkan dapat terpantau secara real-time melalui satu sistem terpadu.
Tak hanya gedung tinggi, Pemprov DKI juga akan terus memperluas pemasangan CCTV hingga ke tingkat lingkungan masyarakat, termasuk kelurahan.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat keamanan wilayah sekaligus meningkatkan respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan ketertiban.
"Sehingga dengan demikian, Jakarta akan menjadi terintegrasi. Kemudian untuk kelurahan dan sebagainya tetap akan kita pasang," tutup Pramono.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)