A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Dari Sasak Rapuh ke Jembatan Kokoh Garuda, Akses Warga Pilangrejo Boyolali Kembali Lancar - Ntvnews.id

Dari Sasak Rapuh ke Jembatan Kokoh Garuda, Akses Warga Pilangrejo Boyolali Kembali Lancar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Apr 2026, 19:55
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Warga Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah segera memiliki jembatan beton yang lebih kokoh dan permanen. (Foto: Dok/Istimewa/Bakom RI) Warga Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah segera memiliki jembatan beton yang lebih kokoh dan permanen. (Foto: Dok/Istimewa/Bakom RI)

Ntvnews.id, Boyolali - Warga Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah segera memiliki jembatan beton yang lebih kokoh dan permanen.

Jembatan yang dibangun melalui Program Jembatan Garuda Merah Putih ini akan menggantikan jembatan sasak berbahan bambu dan kayu yang selama ini menjadi satu-satunya akses penghubung antarwilayah.

Selama bertahun-tahun, masyarakat bergantung pada jembatan sederhana yang mudah rusak akibat paparan cuaca.

Struktur kayu yang digunakan bahkan harus diganti secara berkala, rata-rata setiap enam bulan, karena tidak mampu bertahan lama terhadap terik matahari dan hujan.

Kepala Desa Pilangrejo, Sukiman, menjelaskan kondisi tersebut kerap menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama karena wilayah tersebut terpisahkan oleh sungai.

Menurut Sakiman, keberadaan jembatan permanen ini sangat dinantikan warga, mengingat perannya yang vital dalam menghubungkan dua dukuh, yakni Dukuh Jinggolo dan Dukuh Andong.

Selain itu, jembatan ini juga menjadi akses penting bagi masyarakat, termasuk siswa, menuju sejumlah fasilitas pendidikan seperti SD Juwangi 1, SMP Sudirman, dan SMA BK Juwangi.

Kepala Desa Pilangrejo, Sukiman. (Foto: Dok/Istimewa/Bakom RI) Kepala Desa Pilangrejo, Sukiman. (Foto: Dok/Istimewa/Bakom RI)

"Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini desa kami mendapatkan perhatian khusus dari Bapak Presiden," ujar Sukiman.

Melalui Program Jembatan Garuda Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, pembangunan jembatan beton ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Pilangrejo.

"Saya mengucapkan terima kasih atas program Jembatan Garuda Merah Putih yang diberikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk desa kami. Semoga program ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan mampu memperlancar kegiatan UMKM di Desa Pilangrejo," tambah Sukiman.

Pengerjaan jembatan ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap awal, ditandai dengan pengerjaan tiang pancang beton sebagai penopang utama struktur jembatan.

Sukiman menambahkan, pembangunan tersebut disambut antusias oleh warga yang telah lama menantikan akses yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya jembatan beton ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin meningkat, aktivitas pendidikan dan ekonomi berjalan lebih lancar, serta kesejahteraan masyarakat Desa Pilangrejo terus meningkat.

x|close