Trump Tegaskan Jatuhnya Jet Tempur AS di Iran Tak Ganggu Negosiasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 05:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Anadolu/Kyle Mazza/pri. Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Anadolu/Kyle Mazza/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, merespons insiden ditembak jatuhnya dua pesawat tempur F-15 dan A-10 Warthog di Iran. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak akan memengaruhi proses negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran.

Dalam wawancara dengan NBC News, sebagaimana dikutip dari AFP, Minggu, 5 April 2026, Trump menolak mengungkap detail operasi pencarian dan penyelamatan pasca-kejadian, dengan alasan hal tersebut merupakan ranah militer yang sensitif.

NBC News, yang mewawancarai Trump secara singkat melalui sambungan telepon, melaporkan bahwa presiden AS itu juga mengungkapkan rasa frustrasi terhadap pemberitaan media terkait situasi tersebut, terutama mengenai upaya pencarian kru pesawat yang jatuh.

Saat ditanya apakah insiden ini akan berdampak pada jalur diplomasi dengan Iran, Trump menegaskan hal sebaliknya.

"Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang dalam perang," kata Trump.

Baca Juga: GEKIRA Salurkan Sembako untuk Ratusan Koster Gereja, Tegaskan Persatuan Nasional di Momentum Paskah

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, sebelumnya menyampaikan kepada CNN bahwa Trump telah menerima laporan terkait jet tempur AS yang ditembak jatuh di wilayah Iran, yang kemudian diidentifikasi sebagai F-15E Strike Eagle.

Selain F-15E, pesawat A-10 milik AS juga dilaporkan jatuh di kawasan Teluk Persia. The New York Times menyebut kedua insiden tersebut terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Dalam wawancara terpisah dengan The Independent, Trump mengatakan belum dapat memberikan komentar terkait langkah yang akan diambil jika pilot yang hilang di Iran mengalami cedera.

"Kami berharap hal itu tidak akan terjadi," ujar Trump.

Pihak Iran menyatakan telah menembak jatuh dua jet tempur milik Amerika Serikat di wilayahnya, masing-masing di barat daya Iran dan di sekitar Selat Hormuz.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu/pri. <b>(Antara)</b> Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu/pri. (Antara)

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya militer Iran pada Jumat, 3 April 2026, menyebut sistem pertahanan udara mereka berhasil menghancurkan satu jet tempur F-15 milik AS.

Tak lama berselang, militer Iran juga mengklaim telah menembak jatuh pesawat A-10 milik AS yang kemudian jatuh ke laut.

Dalam laporan Al Jazeera yang mengutip The New York Times, pilot A-10 dilaporkan selamat. Sementara itu, nasib salah satu kru F-15 hingga kini belum diketahui.

Sejumlah media AS melaporkan bahwa satu anggota kru F-15 telah ditemukan dan berhasil diselamatkan, sedangkan satu lainnya masih dalam proses pencarian.

Baca Juga: Dari Kebun ke Dapur, Petani Sayur Boyolali Temukan Harapan Baru Lewat MBG

Media pemerintah Iran juga merilis foto-foto puing pesawat F-15, yang memperlihatkan kursi pelontar lengkap dengan parasut.

Pihak berwenang Iran turut mengimbau warga sipil untuk membantu mencari kru pesawat yang selamat. Menurut laporan ISNA, Gubernur Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad menyatakan bahwa siapa pun yang berhasil menemukan kru tersebut akan diberikan imbalan.

x|close