Panglima TNI Kenang Mayor Zulmi sebagai Prajurit Berprestasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 12:54
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memberikan keterangan usai memimpin upacara militer pemakaman Mayor Zulmi di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (5/4/2026). (ANTARA/Rubby Jovan) Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memberikan keterangan usai memimpin upacara militer pemakaman Mayor Zulmi di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (5/4/2026). (ANTARA/Rubby Jovan) (Antara)

Ntvnews.id,  Kota Bandung - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengenang Walikota Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar sebagai prajurit berprestasi yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi selama bertugas di lingkungan TNI.

Agus menjelaskan bahwa pengugasan Walikota Zulmi ke Lebanon merupakan bentuk penghargaan atas kinerja dan loyalitasnya.

Almarhum merupakan prajurit terbaik yang setiap menjalankan tugas selalu mendapat reward dari satuan dan reward tersebut berupa penugasan misi perdamaian ke luar negeri di Lebanon, ujar Agus  usai memimpin upacara pemakaman militer di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Minggu 5 April 2026.

Baca Juga:  Indonesia Kecam Keras Serangan yang Tewaskan Personil UNIFIL, Desak Investigasi Transparan

Panglima TNI juga menyampaikan duka mendalam atas kehilangan prajurit terbaik dari satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Ia menuturkan bahwa Walikota Zulmi gugur saat menjalankan tugas pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Selain mengenang jasa almarhum, TNI memastikan bahwa hak-hak keluarga yang ditinggalkan telah terpenuhi.

Berbagai bentuk santunan yang diberikan, mulai dari santunan kematian, asuransi, hingga bantuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dua anak almarhum juga menerima beasiswa masing-masing sebesar Rp30 juta serta santunan kematian sekitar Rp200 juta.

Baca Juga:  KSAD Ungkap Kondisi Prajurit TNI Terluka di Lebanon, Investigasi Masih Berjalan

Agus menambahkan bahwa bantuan juga diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk perhatian negara.

“Ada juga yang diberikan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah disampaikan ke saya langsung,” katanya.

Ia menegaskan seluruh santunan tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas.

(Sumber: Antara)

x|close