Ntvnews.id, Washington - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyambut positif pengumuman gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, dalam keterangan resmi pada Selasa, 7 April 2026.
"(Sekjen Guterres) Menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik sedang yang terjadi di Timur Tengah untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk mematuhi ketentuan gencatan senjata guna membuka jalan menuju perdamaian yang langgeng dan komprehensif di kawasan tersebut," kata Dujarric.
Baca Juga: Pemimpin Iran Tegaskan Serangan Tak Hentikan Negara
Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan untuk menghentikan sementara serangan dan pemboman terhadap Iran selama dua pekan.
Guterres juga menekankan pentingnya penghentian segera aksi permusuhan guna melindungi warga sipil serta mengurangi dampak kemanusiaan yang ditimbulkan oleh konflik di kawasan tersebut.
Selain itu, PBB memberikan apresiasi terhadap upaya mediasi yang dilakukan oleh Pakistan bersama sejumlah negara lain dalam memfasilitasi tercapainya kesepakatan gencatan senjata.
Baca Juga: IHSG Rabu Menguat ke 7.162 Seiring Trump Kembali Tahan Serangan ke Iran
"Utusan Pribadi Sekretaris Jenderal Jean Arnault berada di kawasan ini untuk mendukung upaya menuju perdamaian yang langgeng," ujar Dujarric.
Langkah gencatan senjata ini diharapkan menjadi pintu awal menuju stabilitas dan penyelesaian konflik yang lebih menyeluruh di kawasan Timur Tengah.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (ANTARA/Anadolu/py) (Antara)