Ntvnews.id, Moskow - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menunjukkan kemarahan terhadap sejumlah negara sekutu di NATO yang membatasi akses militer AS ke pangkalan mereka.
Menurut laporan Financial Times pada Jumat, 10 April 2026, kemarahan tersebut mencuat saat Trump bertemu Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. Informasi itu diperoleh dari pejabat serta sumber yang mengetahui jalannya pertemuan tersebut.
Baca Juga: Trump desak NATO Berani Kirim Kapal Militer ke Selat Hormuz
Dalam laporan itu disebutkan, Trump bahkan mengancam akan mengambil tindakan terhadap negara-negara Eropa yang dinilai tidak memberikan dukungan memadai terhadap operasi militer AS di Iran. Ketegangan ini terutama diarahkan kepada Prancis dan Spanyol, yang disebut mendominasi pembahasan di Gedung Putih.
Meski demikian, Trump tidak merinci langkah konkret yang akan diambil terhadap negara-negara tersebut. Sementara itu, Mark Rutte dilaporkan memahami kekecewaan Trump terhadap aliansi pertahanan tersebut dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026.
Usai pertemuan, Trump melalui platform Truth Social pada Kamis, 9 April 2026 mengungkapkan keraguannya terhadap komitmen NATO untuk membantu AS jika diminta.
Baca Juga: Trump Pertimbangkan AS Keluar dari NATO
Sebelumnya, pada 17 Maret, Trump juga menyebut NATO telah membuat “kesalahan yang sangat bodoh” karena tidak mendukung operasi militer AS terhadap Iran. Ia mengaku tidak terkejut dengan sikap mayoritas anggota NATO yang enggan terlibat, bahkan menyebut aliansi tersebut sebagai hubungan yang “satu arah”.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Presiden AS Donald Trump (depan) menghadiri konferensi pers setelah KTT NATO di Den Haag, Belanda, pada 25 Juni 2025. ANTARA/HO- Xinhua/Zhao Dingzhe/pri. (Antara)