IRGC Peringatkan Tak Ada Pelabuhan yang Aman Setelah AS Blokade Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 20:40
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi kapal cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Xinhua/HO-ISNA/Morteza Akhoundi/aa.) Arsip foto - Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi kapal cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Xinhua/HO-ISNA/Morteza Akhoundi/aa.) (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Senin, 13 April 2026 memperingatkan bahwa tidak ada pelabuhan di kawasan Teluk maupun Laut Oman yang akan aman setelah Amerika Serikat memberlakukan blokade terhadap lalu lintas kapal menuju dan dari pelabuhan Iran melalui Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, IRIB, IRGC menegaskan bahwa keamanan pelabuhan di kawasan tersebut harus berlaku setara bagi semua pihak.

Keamanan pelabuhan di kawasan Teluk dan Laut Oman harus berlaku "bagi semua pihak atau tidak sama sekali," kata IRGC dalam pernyataan tersebut.

IRGC juga menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran memiliki kewajiban untuk mempertahankan hak-hak hukum negara, termasuk menjalankan kedaulatan atas wilayah perairannya.

Baca Juga: IRGC: Selat Hormuz Tak Akan Kembali Normal bagi AS dan Israel

"Kapal-kapal yang berafiliasi dengan musuh" akan dilarang melintasi Selat Hormuz, sementara kapal lain masih diperbolehkan melintas selama mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Iran.

Selain itu, IRGC menyatakan akan menerapkan mekanisme pengendalian permanen terhadap Selat Hormuz, bahkan setelah konflik berakhir.

"Pembatasan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap pergerakan maritim di perairan internasional adalah ilegal dan setara dengan pembajakan," sebut pernyataan itu.

Baca Juga: IRGC Klaim Serang Kapal Israel dan Kapal Serbu AS

Sebelumnya, Amerika Serikat mengumumkan akan memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran mulai Senin, 13 April 2026 pukul 14.00 GMT atau 21.00 WIB.

Kebijakan tersebut diambil setelah perundingan langsung antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu, 11 April 2026, berakhir tanpa kesepakatan.

(Sumber: Antara)

x|close