Ntvnews.id, Jakarta - Aksi dugaan pel*ecehan dengan memegang paha (begal paha) yang terjadi di wilayah Kecamatan Negara, Jembrana, berakhir ironis. Seorang pria yang diduga sebagai pelaku justru mengalami kecelakaan tunggal usai menabrak balai warga.
Peristiwa itu terjadi di jalan sepi sebelah utara TPA Peh, Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Minggu (12/4) malam sekitar pukul 19.30 WITA. Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika korban berinsial IDAM, 21, baru habis olahraga dari kawasan Twin Tower atau Gedung Kesenian Bung Karno, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana.
Setelah itu, korban sempat membeli susu di kawasan Perumnas, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, sebelum melanjutkan perjalanan pulang menuju rumahnya di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.
Lalu korban mulai dipepet oleh seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda ADV warna putih.
Baca Juga: Bekasi Rawan Begal
View this post on Instagram
Pelaku terus membuntuti dan memepet korban hingga memasuki jalan Banjar Peh, Desa Kaliakah, tepatnya di jalur sepi di utara TPA Peh. Di lokasi tersebut, pelaku tiba-tiba melakukan aksi pelecehan dengan memegang paha kiri korban.
Korban yang terkejut berusaha mempertahankan keseimbangan sekaligus mencoba mengejar pelaku yang langsung tancap gas melarikan diri.
Namun nahas, pelaku kehilangan kendali saat melintasi tikungan tak jauh dari lokasi. Sepeda motor yang dikendarai pelaku langsung menabrak bangunan balai.
Warga sekitar termasuk korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan memberikan pertolongan. Saat ditemukan, kondisi terduga pelaku masih sadar, namun mengalami luka cukup serius. Tubuhnya sempat tertindih sepeda motor, sementara bagian kepala berada dalam aliran air irigasi yang cukup deras.
Informasi kejadian dan pemberitaan diunggah akun NusaDua Bali.
Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) (Antara)