Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik kepada Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni setelah sekutu utamanya di Eropa itu menolak bergabung dalam perang melawan Iran.
"Saya terkejut padanya. Saya pikir dia memiliki keberanian, tetapi saya salah," kata Trump dalam wawancara dengan harian Italia Corriere della Sera seperti dilansir dari AFP, Rabu, 15 April 2026.
Wawancara tersebut dipublikasikan sehari setelah Meloni mengkritik pernyataan Trump terhadap Paus Leo XIV yang ia nilai sebagai “tidak dapat diterima”. Paus Leo XIV diketahui berulang kali menyerukan penghentian konflik di Timur Tengah.
Trump kemudian menyatakan kepada Corriere bahwa justru sikap Meloni yang “tidak dapat diterima”.
Baca Juga: Trump Ancam Hancurkan Kapal Iran di Tengah Ketegangan Blokade Selat Hormuz
Ia menuding Meloni tidak menunjukkan kepedulian terhadap kemungkinan Iran memiliki senjata nuklir.
Selain itu, Trump menilai Meloni tidak bersedia melibatkan Italia dalam perang melawan Iran, meskipun negara tersebut memperoleh sebagian besar pasokan minyaknya dari kawasan tersebut.
Sebagai informasi, Meloni yang menjabat sebagai pemimpin sayap kanan Italia sejak Oktober 2022 selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu terdekat Trump di Eropa. Ia juga kerap berupaya memainkan peran sebagai penengah antara kepentingan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
Ilustrasi - Presiden AS Donald Trump (depan) menghadiri konferensi pers setelah KTT NATO di Den Haag, Belanda, pada 25 Juni 2025. ANTARA/HO- Xinhua/Zhao Dingzhe/pri. (Antara)