A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

MBG Ciptakan Ekosistem Pemberdayaan: Pelaku Usaha Tumbuh, Investasi Capai Rp40 T - Ntvnews.id

MBG Ciptakan Ekosistem Pemberdayaan: Pelaku Usaha Tumbuh, Investasi Capai Rp40 T

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 22:25
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
 Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. (Bakom)

Ntvnews.id, Jakarta, 16 April - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo telah menciptakan ekosistem pemberdayaan. Kehadiran MBG menumbuhkan pelaku usaha lokal di berbagai daerah.

“Setiap rupiah anggaran negara harus betul-betul memiliki dampak dan menghasilkan ekosistem pemberdayaan, sehingga tidak hanya memberikan gizi, namun juga menggerakkan ekonomi masyarakat secara luas,” ujar Cak Imin dalam konferensi pers ‘1 Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis’ di Jakarta, Kamis, 16 April 2026.

Menurut Cak Imin, dampak nyata pertumbuhan ekonomi karena program MBG sudah mulai terlihat. Dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, pelaku UMKM sekitar dilibatkan. Selain itu, banyak warga lokal yang terserap sebagai tenaga kerja di SPPG.

Baca Juga: Istana Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Jakarta Timur

“Kini kita menyaksikan program MPG berjalan mulai efektif. Melibatkan banyak UMKM, tenaga kerja terus-menerus bertambah di dalam pelaksanaan SPPG, sehingga kita melihat dampak nyata pertumbuhan ekonomi dan akan terus kita dorong dari program ini,” kata dia.

Ia pun menyebut berbagai penyempurnaan terhadap program MBG terus dilakukan pemerintah. Cak Imin pun mengatakan saat ini tercatat investasi swasta pada program MBG mencapai Rp40 triliun.

“Tidak kurang investasi swasta atau publik atau masyarakat, investasi dalam program ini tidak kurang dari Rp40 triliun. Besar sekali,” ucapnya.

Baca Juga: Capaian SPPG Bersertifikat SLHS Melonjak, Waka BGN Targetkan Tuntas Agustus

Karena itu, lanjut Cak Imin, pemerintah terus mendorong keterlibatan pelaku UMKM serta BUMDes untuk jadi pemasok untuk SPPG agar siklus ekonomi lokal terus berjalan. Ia menilai SPPG kini jadi kekuatan baru dalam proses ekonomi di daerah.

“Ekosistem SPPG dari hilir ke hulu harus menghasilkan peluang ekonomi masyarakat lokal. Dan tentu tidak hanya bergantung kepada BGN, tetapi bergantung kepada pemerintah dan kepala daerah,” kata Cak Imin.

“Pedagang, petani, dan peternak lokal harus terus diberdayakan. Kita punya kepentingan agar tumbuh kembangnya para pedagang, petani, dan peternak ini sebagai bagian dari keinginan kita secara ekonomi berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya.

x|close