Trump Ancam Italia, Hubungan Memanas Imbas Iran dan Kritik Paus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Apr 2026, 14:47
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat, Selasa (6/4/2026). ANTARA/Anadolu/Celal Güneş/pri. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat, Selasa (6/4/2026). ANTARA/Anadolu/Celal Güneş/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman tidak akan membela Italia di tengah memanasnya hubungan kedua negara. Ketegangan ini dipicu perbedaan sikap terkait konflik Iran serta pernyataan Trump terhadap Paus Leo.

"Italia tidak ada untuk kita, kita juga takkan ada untuk mereka!" tulis Trump di platform Truth Social, Kamis, 16 April 2026 waktu AS.

Hubungan kedua negara memburuk setelah Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang sebelumnya dikenal sebagai sekutu dekat Trump, menunjukkan perbedaan sikap dalam beberapa hari terakhir. Perselisihan ini muncul di tengah dinamika hubungan antarnegara anggota NATO yang semakin kompleks.

Ketegangan semakin meningkat setelah Trump melontarkan kritik tajam terhadap Paus Leo serta mendukung langkah Amerika Serikat dan Israel dalam konflik melawan Iran. Situasi ini turut berdampak pada ketidakstabilan pasar global.

Baca Juga: Presiden Iran Bela Paus Leo XIV di Tengah Kritik Donald Trump

Pada Selasa, Trump mengaku terkejut dengan sikap Meloni yang dinilai tidak mendukung Amerika Serikat dalam konflik tersebut. Pernyataan itu disampaikannya kepada media Italia, Corriere della Sera, setelah Meloni menyebut kritik Trump terhadap Paus sebagai hal yang tidak dapat diterima.

"Dia tidak bisa diterima karena tak peduli bahwa Iran memiliki senjata nuklir dan bisa menghancurkan Italia dalam dua menit jika memiliki kesempatan," kata Trump, merujuk pada Meloni.

Sementara itu, Paus Leo sebelumnya menyampaikan solidaritas kepada warga Palestina di Gaza dan menentang operasi militer AS-Israel terhadap Iran. Hal tersebut memicu respons keras dari Trump.

Baca Juga: Dikritik Trump, Iran Bela Paus Leo XIV

"Bisakah seseorang memberi tahu Paus Leo bahwa Iran telah membunuh setidaknya 42.000 demonstran tak bersenjata dalam dua bulan terakhir, dan bahwa Iran memiliki bom nuklir (yang) sama sekali tak bisa diterima," kata Trump.

Di Italia, pernyataan Trump memicu kecaman dari Meloni maupun sejumlah tokoh oposisi. Meskipun Paus Leo berasal dari Amerika Serikat, posisi Vatikan yang berada di Roma serta kuatnya pengaruh Katolik di Italia membuat kritik terhadap Paus dinilai sensitif dan berdampak luas secara politik maupun sosial.

(Sumber: Antara)

x|close