A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Trump Minta Hizbullah Taati Gencatan Senjata Lebanon–Israel - Ntvnews.id

Trump Minta Hizbullah Taati Gencatan Senjata Lebanon–Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Apr 2026, 23:15
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon. (ANTARA/Anadolu Ajensi/pri.) Ilustrasi gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon. (ANTARA/Anadolu Ajensi/pri.) (Antara)

Ntvnews.id

, Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan harapannya agar kelompok Hizbullah dapat menaati kesepakatan gencatan senjata yang disepakati antara Lebanon dan Israel.

“Saya berharap Hizbullah bertindak dengan baik selama periode penting ini. Ini akan menjadi momentum besar bagi mereka jika mereka mematuhinya,” kata Trump di platform Truth Social, Kamis, 16 April 2026.

Ia juga menekankan pentingnya menghentikan kekerasan dan mendorong terciptanya perdamaian.

“Jangan ada lagi pembunuhan. Harus ada perdamaian,” ujarnya.

Baca Juga: Trump Umumkan Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari

Dalam unggahan lainnya, Trump menggambarkan hari dimulainya gencatan senjata sebagai momen penting bagi Lebanon yang diharapkan membawa dampak positif bagi kawasan.

Trump mengumumkan adanya gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon setelah melakukan komunikasi dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun serta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Kesepakatan tersebut tercapai setelah pertemuan delegasi kedua negara di Washington dengan mediasi dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Lebanon, Menteri Israel Murka ke Netanyahu

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel disebut melakukan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu aksi balasan terhadap sekutu AS di kawasan Teluk serta dari Hizbullah di Lebanon.

Israel kemudian melancarkan serangan terhadap Hizbullah yang dilaporkan menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menyebabkan sekitar 1 juta penduduk mengungsi dalam kurun enam pekan terakhir.

Konflik dengan Iran dilaporkan mulai mereda setelah tercapainya gencatan senjata dengan Amerika Serikat, sementara upaya pembicaraan untuk mengakhiri konflik secara permanen masih terus berlangsung.

(Sumber: Antara)

x|close