Cek Fakta: Seluruh Pasukan TNI Ditarik dari Lebanon

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 15:04
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL TA 2024 bersiap mengikuti upacara penyambutan di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/4/2025). Sebanyak 1.087 personel Satgas TNI Kontingen Garuda telah kembali ke Tanah Air dari penugasan menjaga keamanan serta perdamaian pada misi UNIFIL di wilayah Lebanon dengan memperoleh sejumlah penghargaan internasional di antaranya, UN Medal dari PBB, Lebanese Armed Forced Medal, Tanzania Medal, dan Sri Lanka Medal. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym. Arsip - Personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL TA 2024 bersiap mengikuti upacara penyambutan di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/4/2025). Sebanyak 1.087 personel Satgas TNI Kontingen Garuda telah kembali ke Tanah Air dari penugasan menjaga keamanan serta perdamaian pada misi UNIFIL di wilayah Lebanon dengan memperoleh sejumlah penghargaan internasional di antaranya, UN Medal dari PBB, Lebanese Armed Forced Medal, Tanzania Medal, dan Sri Lanka Medal. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di YouTube menyebutkan situasi di Lebanon semakin memanas hingga Panglima TNI menginstruksikan seluruh prajurit masuk ke bunker, serta mengklaim Indonesia telah menarik seluruh pasukan perdamaian dari negara tersebut.

Narasi yang beredar berbunyi:

“Situasi Lebanon memanas: panglima TNI instruksikan seluruh prajurit masuk ke dalam bunker keamanan adalah prioritas utama

Baca Juga: Cek Fakta: Purbaya Janjikan Modal Rp85 Juta

Indonesia resmi Tarik seluruh pasukan perdamaian dari Lebanon! Panglima TNI perintahkan semua pasukan evakuasi ke bunker!”

Unggahan yang menarasikan seluruh pasukan perdamaian TNI ditarik dari Lebanon. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) <b>(Antara)</b> Unggahan yang menarasikan seluruh pasukan perdamaian TNI ditarik dari Lebanon. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) (Antara)

Namun, klaim tersebut tidak didukung oleh informasi resmi dari pemerintah maupun laporan media yang kredibel.

Berdasarkan penelusuran, Selasa, 21 April 2026, tidak ditemukan pernyataan resmi yang menyebutkan adanya penarikan seluruh pasukan perdamaian Indonesia dari Lebanon. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah belum mengambil keputusan untuk menarik pasukan TNI dari misi United Nations Interim Force in Lebanon.

Teddy menjelaskan bahwa Indonesia tetap melanjutkan kontribusi dalam misi perdamaian tersebut, sambil melakukan evaluasi secara berkala terhadap situasi yang berkembang, baik dari sisi internal maupun eksternal.

Baca Juga: AS Fasilitasi Negosiasi Putaran Kedua Israel-Lebanon di Washington

Sementara itu, Panglima TNI, Agus Subiyanto, menyampaikan bahwa masa tugas pasukan TNI dalam misi UNIFIL memang telah dijadwalkan berakhir pada Mei 2026. Dengan demikian, kepulangan personel nantinya merupakan bagian dari rotasi penugasan yang telah direncanakan, bukan karena kondisi darurat.

Dengan penjelasan tersebut, dapat dipastikan bahwa informasi yang menyebut Indonesia menarik seluruh pasukan perdamaian dari Lebanon adalah tidak benar atau hoaks.

(Sumber: Antara)

x|close