Tiru Brasil, Rano Rano Mau Jadikan Ikan Sapu-sapu Jadi Arang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 16:45
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Rano Karno Rano Karno (NTVNews.id/ Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengusulkan langkah baru dalam menangani populasi ikan sapu-sapu di Jakarta. Menurutnya, ikan invasif tersebut tidak hanya dimusnahkan, tetapi juga bisa diolah menjadi produk bermanfaat seperti arang, meniru metode yang pernah diterapkan di Brasil.

Usulan ini muncul setelah banyaknya sorotan publik terkait metode pemusnahan ikan sapu-sapu yang sebelumnya dilakukan dengan cara dikubur.

Rano Karno menjelaskan bahwa Brasil pernah menghadapi persoalan serupa terkait ledakan populasi ikan sapu-sapu. Namun, negara tersebut berhasil memanfaatkan ikan tersebut menjadi bahan lain yang bernilai ekonomis.

"Ada usulan sementara, ini pernah dilakukan oleh Brasil. Bahwa ternyata ikan sapu-sapu ini di Brasil juga menjadi permasalahan, tapi ternyata dia bisa menjadi komponen lain. Itu bahkan bisa menjadi arang," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Baca Juga: Dikritik MUI, Ini Kata Rano Karno Soal Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

Penangkapan ikan sapu-sapu <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Penangkapan ikan sapu-sapu (NTVNews.id/Adiansyah)

Ia mengaku sudah menyampaikan ide tersebut kepada dinas lingkungan hidup agar dapat dipelajari dan diterapkan di Jakarta. Rano juga mengungkapkan bahwa cukup terkejut dengan jumlah ikan sapu-sapu yang tertangkap dalam operasi pembersihan sungai.

Awalnya, memperkirakan jumlah ikan sapu-sapu tidak terlalu besar. Namun kenyataannya, hasil tangkapan mencapai tonase yang cukup tinggi.

"Jumlah ikan sapu-sapu yang tertangkap sekian ton itu kaget kita kan," ungkapnya.

Terkait metode pemusnahan sebelumnya yang menuai kritik dari MUI, Rano memastikan proses tersebut akan diperbaiki. Menurutnya, ikan sapu-sapu kemungkinan akan dimatikan terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut agar lebih layak dan tidak menimbulkan polemik baru.

"Pasti akan bahasanya mungkin harus dimatiin dulu, gitu. Tapi sebetulnya yang itu tadi ada teknologi yang dilakukan oleh Brasil, itu ternyata bisa diolah dan bahkan bisa menjadi bahan kayak arang, gitu. Itu luar biasa," ucap Rano Karno.

x|close