Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa tidak pernah ada pembicaraan mengenai rencana penggabungan atau fusi antara Partai Gerindra dan Partai NasDem. Ia menyebut isu yang beredar tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.
Dasco bahkan mengaku bingung dengan munculnya kabar tersebut dan mempertanyakan asal-usul informasi yang berkembang di publik.
Baca Juga: Usai Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Bertemu Dasco di Istana, Bahas Apa?
"Kita juga apa namanya, begitu dengar juga kita bingung sebenarnya dari mana," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.
Ia juga menyampaikan bahwa Partai NasDem telah lebih dulu memberikan bantahan atas isu tersebut. Karena itu, ia menilai tidak perlu ada penjelasan tambahan dari pihaknya.
"NasDem juga sudah duluan menjelaskan karena subjeknya NasDem, ya kita pikir sudah cukup," ujarnya.
Baca Juga: Dasco Bicara soal Kabar Penggabungan Gerindra dan NasDem
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan mendalam terkait wacana merger atau fusi dengan partai politik lain di internal NasDem. Ia menyebut fokus partai saat ini adalah konsolidasi organisasi dan penguatan struktur hingga tingkat daerah.
Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menjelaskan bahwa Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, lebih menekankan gagasan political bloc atau blok politik, bukan penggabungan partai politik melalui fusi atau merger.
(Sumber: Antara)
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan keterangan pers terkait harga bahan bakar minyak (BBM) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi pemerintah yang memutuskan untuk belum berencana melakukan penyesuaian atau menaikkan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom. (Antara)