Ntvnews.id, New York - Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Francesca Albanese menyampaikan kritik keras terhadap militer Israel dengan menyebut mereka sebagai tentara paling bejat di dunia.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui akun resminya, Albanese menilai tindakan prajurit Israel yang kerap melanggar batas dan hukum internasional mencerminkan buruknya perilaku mereka.
Dilansi dari DW, Rabu, 22 April 2026,Albanese secara khusus menyoroti sebuah video yang memperlihatkan dugaan penyiksaan brutal oleh militer Israel terhadap seorang anak Palestina.
"Saya telah melihat cukup banyak hal untuk mengatakan dengan pasti: tentara Israel adalah tentara yang paling bejat," tulisnya.
Sejak dimulainya serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina, Albanese dikenal vokal dalam mengecam berbagai bentuk agresi yang dilakukan negara tersebut. Ia juga telah menyusun laporan resmi yang menyimpulkan bahwa Israel melakukan genosida di wilayah Gaza.
Baca Juga: Viral Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus, IDF Akui dan Selidiki Kasus
Dalam laporan itu disebutkan bahwa aksi genosida telah berlangsung sejak 8 Oktober 2023, yang berdampak pada hancurnya sebagian besar fasilitas rumah sakit di Gaza serta tingginya jumlah korban jiwa dari kalangan sipil. Selain itu, Israel juga dituduh melakukan tindakan keras seperti penangkapan tenaga medis secara sengaja dan pengepungan wilayah Gaza yang memperburuk krisis kemanusiaan.
Berdasarkan data yang dihimpun, serangan Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 72.000 warga Palestina meninggal dunia, dengan mayoritas korban merupakan perempuan dan anak-anak. Sementara itu, lebih dari 172.000 orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Serangan tersebut juga mengakibatkan kerusakan besar, dengan sekitar 90 persen infrastruktur di Jalur Gaza dilaporkan hancur.
Setelah merilis laporan tersebut, Albanese mengaku terus menghadapi berbagai ancaman dan tekanan.
400 Ribu Orang Mengungsi ke Suriah Akibat Agresi Militer Israel di Lebanon (ANTARA)