Ntvnews.id, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta berencana segera membentuk tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak korban kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha yang berlokasi di Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo. Tempat penitipan anak tersebut sebelumnya telah digerebek oleh aparat kepolisian.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan hal ini usai menerima audiensi dari para orang tua korban pada Minggu. Ia menjelaskan bahwa para orang tua meminta perlindungan serta dukungan pemulihan kondisi psikologis anak-anak mereka yang terdampak.
"Karena anak-anak yang sekarang ini dirasakan ada beberapa anak dengan tanda-tanda yang kurang sehat secara psikologis, sehingga kami sudah diskusi dengan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), dengan dinas segera setelah ini langsung rapat untuk membentuk tim pendampingan," katanya.
Ia menambahkan, tim tersebut akan melibatkan berbagai tenaga ahli, mulai dari psikolog anak, ahli tumbuh kembang, ahli gizi, hingga pakar pengasuhan guna memastikan pemulihan berjalan optimal.
Baca Juga: Ini Awal Mula Terbongkarnya Kekerasan Anak di Daycare Jogja
Menurutnya, keluhan yang disampaikan para orang tua menunjukkan adanya perlakuan yang tidak layak terhadap anak selama berada di daycare tersebut, sehingga menimbulkan kesedihan mendalam.
"Sudah kami catat perlakuan-perlakuan yang diindikasikan dilakukan kepada anak-anak mereka. Mereka bersedih kami juga ikut sangat bersedih, karena apa yang dia ceritakan membuat kita sebagai orang tua itu bisa membayangkan seperti apa anak yang tidak bisa protes, dan anak yang belum punya 'bergaining position' seperti apa tapi ada perlakuan itu," katanya.
Selain anak-anak, para orang tua juga disebut mengalami tekanan psikologis akibat kejadian tersebut. Oleh karena itu, pemerintah kota turut menyiapkan layanan pendampingan bagi orang tua.
"Sehingga kita pun juga bersama-sama menyiapkan pendampingan, dan kita punya psikolog-psikolog yang ada di psikolog klinis di puskesmas jumlahnya ada 18 psikolog juga kita siapkan," katanya.
Baca Juga: 13 Orang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Jogja
Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus ini, termasuk penggerebekan yang dilakukan serta pemeriksaan intensif terhadap pihak pengelola daycare.
"Saya kira Pak Kapolres sudah bertindak dengan sangat kreatif dan cepat, kami mengapresiasi. Kemudian terkait dengan orang tua yang hadir di sini kami juga masih akan menghadirkan lagi besok lain-lainnya yang ingin hadir yang ingin menyampaikan keluhan," katanya.
Kasus ini kini diharapkan terus diproses secara hukum, sementara pemerintah daerah berfokus pada pemulihan kondisi korban dan keluarganya.
(Sumber: Antara)
Para orang tua korban kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha audiensi dengan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta, Minggu (26/4/2026) sore. ANTARA/Hery Sidik (Antara)