Kata Mensos soal Santunan Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 15:25
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Selasa 28 April 2026. ANTARA/Bayu Saputra Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Selasa 28 April 2026. ANTARA/Bayu Saputra (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa santunan bagi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur menjadi kewenangan pihak asuransi melalui PT Jasa Raharja, karena insiden tersebut termasuk kategori kecelakaan angkutan umum.

“Secara umum itu asuransinya lewat Jasa Raharja. Saya kira pemerintah sebagaimana arahan Presiden akan memberikan dukungan penuh bagi korban. Untuk itu kita tunggu, proses terus berjalan dan kita ikut prihatin, kita berduka,” kata Mensos Saifullah Yusuf di Jakarta, Selasa, 28 April 2026.

Ia menambahkan, Kementerian Sosial Republik Indonesia akan melakukan proses pendataan atau asesmen terhadap keluarga korban guna menentukan bentuk bantuan lanjutan yang diperlukan.

Baca Juga: MTI Soroti Perlunya SOP Kendaraan Mogok di Perlintasan, Imbas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

“Nanti kita akan asesmen dan hasilnya akan kita tindak lanjuti dengan dukungan-dukungan program. Mungkin dukungan pemberdayaan dan dukungan-dukungan yang lain yang diperlukan oleh keluarga korban,” kata Mensos Saifullah Yusuf.

Adapun kecelakaan kereta api terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.50 WIB.

Berdasarkan data terbaru hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga: Kemenhub Ungkap Kronologi Awal Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Berawal dari Mobil Tertemper KRL

PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut menyampaikan duka cita kepada para korban meninggal dunia beserta keluarga yang ditinggalkan, serta kepada korban luka yang masih menjalani perawatan medis.

Sejak awal kejadian, upaya penanganan difokuskan pada keselamatan penumpang serta proses evakuasi korban yang dilakukan secara hati-hati, mengingat adanya korban yang membutuhkan penanganan khusus.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Istana Pastikan Ada Kejutan untuk Perayaan HUT ke-81 RI

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 13:31 WIB

21.800 Rumah di Kumamoto Jepang Dilaporkan Rusak Akibat Gempa

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 13:27 WIB

Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M7,4

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 13:21 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Tunjuk 6 Komandan Militer Baru

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 13:09 WIB

KPK Pertimbangkan Panggil Kembali Ridwan Kamil Kasus BJB

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 12:58 WIB

Overstay 3.073 Hari, WN Nigeria Jadi Tersangka Imigrasi

Metro Selasa, 11 Agu 2026 | 12:51 WIB

Update Gempa M7,4 di Kolombia: Korban Tewas 111 Orang

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 12:51 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close