Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di media sosial TikTok mengklaim bahwa DPR RI menyetujui penutupan minimarket seperti Alfamart dan Indomaret untuk mendukung koperasi desa. Unggahan tersebut juga menyebut seolah-olah Ketua DPR RI Puan Maharani menyetujui kebijakan tersebut.
Narasi dalam unggahan itu berbunyi:
“DPR DUKUNG MENTERI DESA UNTUK TUTUP ALFA-INDOMARET DEMI KOPERASI DESA”
Namun, klaim tersebut tidak benar.
Unggahan yang menarasikan DPR setujui penutupan Alfamart dan Indomaret demi koperasi desa. Faktanya, DPR menegaskan bahwa tidak pernah ada usulan atau keputusan untuk menutup ritel modern tersebut. (TikTok) (Antara)
Berdasarkan penelusuran, Selasa, 28 April 2026, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), pemerintah, maupun sumber media kredibel yang menyebut adanya kebijakan penutupan minimarket tersebut.
Justru, DPR menegaskan bahwa tidak pernah ada usulan ataupun keputusan untuk menutup ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret. Informasi yang beredar di media sosial merupakan hoaks.
Baca Juga: Bukan Dibatasi! Alfamart–Indomaret Justru Diajak Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih
Faktanya, pembahasan yang dilakukan DPR hanya berkaitan dengan pengaturan keberadaan ritel modern, khususnya di wilayah pedesaan. Tujuannya adalah menjaga keseimbangan antara ritel modern dengan pelaku usaha kecil dan koperasi lokal agar dapat berkembang bersama.
Kebijakan tersebut bukan untuk menghapus atau menutup minimarket, melainkan untuk memastikan persaingan usaha yang sehat dan berkeadilan.
Dengan demikian, klaim yang menyebut DPR menyetujui penutupan Alfamart dan Indomaret demi koperasi desa adalah tidak benar.
Baca Juga: Komisi III DPR RI Menyetujui Pembentukan 5 Kanwil HAM di Provinsi Maluku dan Papua
Klaim: DPR setujui penutupan Alfamart dan Indomaret
Rating: Hoaks
(Sumber: Antara)
Arsip - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih selesai dibangun. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif) (Antara)