1.793 Personel Diturunkan Kawal May Day 2026 di Monas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Apr 2026, 16:55
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Suasana peringatan Hari Buruh Internasional 2025 yang dirayakan ratusan ribu buruh dari beberapa konfederasi serikat buruh di Indonesia, yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025). ANTARA/Harianto. Arsip foto - Suasana peringatan Hari Buruh Internasional 2025 yang dirayakan ratusan ribu buruh dari beberapa konfederasi serikat buruh di Indonesia, yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025). ANTARA/Harianto. (Antara)

Ntvnews.id , Jakarta - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.793 personel untuk mengawal peringatan Hari Buruh Internasional yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat, 1 Mei 2026.

Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar, mulai dari kedatangan massa hingga selesainya acara.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, mengatakan ribuan personel tersebut akan disebar di berbagai titik strategis.

“Tidak kurang dari 1.793 personil lalu lintas yang nanti akan tersebar di lapangan, mulai dari kedatangan para buruh hingga pelaksanaan dan selesainya acara,” ujarnya di Jakarta, Kamis 30 April 2026.

Baca Juga: May Day 2026 Diprediksi Pecah Rekor, 400 Ribu Buruh Bakal Padati Monas

Ia menjelaskan, pergerakan massa buruh dari berbagai daerah telah dimulai sejak Kamis sore, termasuk dari Jawa Timur yang diperkirakan tiba di Jakarta pada Jumat dini hari.

Untuk mengantisipasi hal ini, koordinasi lintas wilayah telah dilakukan bersama Ditlantas dari sejumlah provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, hingga Lampung, dengan pengendalian terpusat oleh Korlantas Polri.

Berdasarkan data terakhir, jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai lebih dari 200 ribu orang yang akan memadati kawasan Monas dan sejumlah titik lain di Jakarta.

Kondisi ini diprediksi akan berdampak pada kepadatan lalu lintas di ibu kota. Meski demikian, pihak kepolisian berupaya menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

"Namun, kami berupaya agar seluruh aktivitas bisa berjalan walau ada perlambatan,”kata Komarudin.

Untuk mengurai kepadatan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan, termasuk pengaturan arus kendaraan dan penyediaan kantong parkir bagi sekitar 4.000 bus yang membawa massa buruh.

Baca Juga: Prabowo Bakal Beri Kejutan Saat May Day di Monas

Selain fokus di Monas, kepolisian juga mengantisipasi aktivitas masyarakat di lokasi lain seperti Istora Senayan.

Komarudin menambahkan bahwa mobilitas warga diperkirakan meningkat, baik yang keluar Jakarta maupun yang datang untuk berlibur, sehingga pengaturan lalu lintas dilakukan secara menyeluruh.

(Sumber: Antara)

x|close