Persib Bandung Dijatuhi Sanksi AFC Usai Kericuhan di Laga ACL 2

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 20:42
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Skuad Persib Bandung berfoto sebelum pertandingan menghadapi Ratchaburi pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League (ACL) II. Skuad Persib Bandung berfoto sebelum pertandingan menghadapi Ratchaburi pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League (ACL) II. (Persib)

Ntvnews.id, Jakarta - Klub asal Indonesia, Persib Bandung, menerima hukuman dari Asian Football Confederation

menyusul insiden kericuhan yang terjadi pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Asia (ACL) 2 melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada pertengahan Februari lalu.

Berdasarkan rilis resmi AFC yang diumumkan pada Rabu, 13 Mei 2026, Persib dijatuhi dua sanksi utama, yakni denda sebesar 200 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp3,5 miliar serta hukuman menjalani dua laga kandang tanpa kehadiran penonton dalam ajang kompetisi AFC.

"Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda total sebesar USD200.000/- yang harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etika AFC," tulis AFC.

"Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk memainkan dua (2) pertandingan dengan penutupan stadion penuh. Perintah ini berlaku untuk dua (2) pertandingan kandang Persib Bandung (IDN) berikutnya yang dimainkan di wilayah Indonesia dalam kompetisi klub putra AFC," masih dalam tulisan AFC.

Tak hanya itu, AFC juga menetapkan masa percobaan selama dua tahun kepada Persib Bandung. Jika dalam periode tersebut kembali terjadi pelanggaran serupa, klub berpotensi menerima hukuman tambahan yang lebih berat.

Dalam penilaiannya, AFC menyebut Persib terbukti melanggar Pasal 64 dan 65 Regulasi Komite Disiplin dan Etik AFC, serta Pasal 35 Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC.

Sejumlah pelanggaran dilakukan oleh oknum suporter saat pertandingan berlangsung. Di antaranya adalah menyalakan suar dan kembang api di dalam stadion ketika laga sedang berjalan.

Selain itu, terdapat aksi pelemparan benda ke area lapangan. Kerusakan fasilitas stadion juga terjadi, mulai dari kursi hingga papan iklan yang dirusak oleh oknum pendukung.

AFC turut mencatat adanya tindakan fisik serta lontaran kata-kata kasar dan penghinaan yang ditujukan kepada tim lawan maupun perangkat pertandingan.

Di sisi lain, Persib sebagai tuan rumah juga dinilai gagal menjaga aspek keamanan stadion. AFC menyoroti kondisi lorong umum, koridor, tangga, pintu, gerbang, hingga jalur evakuasi darurat yang tidak steril akibat terhalang penonton selama pertandingan berlangsung.

(Sumber: Antara)

x|close