Borneo FC “Diganggu” Jelang Derby Orange, Sempat Dilarang OT di JIS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 11:31
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
pemain borneo FC pemain borneo FC (Borneo fc IG)

Ntvnews.id, Jakarta - Api rivalitas jelang Derby Orange antara Borneo FC Samarinda dan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa 3 Maret 2026, sudah terasa sejak sehari sebelum pertandingan.

Tim tamu mengaku mendapat gangguan menjelang laga krusial tersebut. Pada Senin kemarin, 2 Maret 2026, manajemen Borneo FC menerima surat pemberitahuan mendadak terkait perubahan jadwal official training (OT).

Sesuai rencana awal, sesi OT dijadwalkan berlangsung di JIS yang akan menjadi venue pertandingan. Namun, hanya beberapa menit sebelum tim berangkat menuju stadion, surat bernomor 110/BL2000/III/2026/0070 diterima manajemen Pesut Etam. Isinya melarang penggunaan JIS untuk kegiatan OT dengan alasan rumput stadion tengah dalam perawatan demi menjaga kualitas jelang pertandingan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by INFO TIMNAS & LIGA INDONESIA (@infoligaindonesia_)

Masalahnya, dalam surat tersebut tidak dicantumkan alternatif lapangan lain yang bisa digunakan Borneo FC untuk menjalani sesi latihan resmi.

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, pun meluapkan kekecewaannya. Ia mempertanyakan urgensi official training jika tidak digelar di stadion tempat pertandingan berlangsung.

“Apa gunanya menggelar OT kalau tidak dilaksanakan di lokasi pertandingan?” ujar Dandri.

Menurutnya, official training merupakan bagian penting dari proses adaptasi pemain terhadap kondisi lapangan, mulai dari kualitas rumput hingga atmosfer stadion. Dengan perubahan mendadak tersebut, ia menilai persiapan tim menjadi terganggu.

Baca Juga: Dusan Vlahovic Bertahan di Juventus?

“Ini sangat mengganggu konsentrasi tim. Karena persiapan jadi berantakan,” tegasnya.

Panitia sempat menawarkan lapangan latihan di sekitar kawasan JIS sebagai alternatif. Namun, Borneo FC menolak dan tetap bersikukuh ingin berlatih di stadion utama. Setelah hampir satu jam berada dalam ketidakpastian, tim akhirnya diizinkan menjalani official training di JIS.

Situasi makin rumit karena laga berlangsung di bulan Ramadan. Banyak pemain Borneo FC yang menjalankan ibadah puasa. Dandri menjelaskan, sesuai rencana awal, para pemain dijadwalkan berbuka puasa bersama di hotel setelah sesi latihan selesai tepat waktu.

Namun akibat polemik tersebut, rombongan tim terpaksa berbuka puasa di perjalanan, di tengah padatnya lalu lintas Jakarta pada jam pulang kerja.

“Semua jadi molor. Ini sangat mengganggu!” pungkas Dandri.

Derby Orange pun dipastikan tidak hanya panas di atas lapangan, tetapi juga sudah memanas sejak masa persiapan.

x|close