berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Saint Kitts and Nevis.
Sejak awal laga, kedua tim tampil terbuka dengan intensitas tinggi. Jual beli serangan terjadi sepanjang pertandingan, dengan masing-masing tim berusaha mengambil kendali permainan.
Saint Kitts and Nevis berhasil membuka keunggulan pada menit ke-30 melalui gol Omari Sterling-James. Gol tersebut membuat mereka lebih percaya diri dalam membangun serangan dan menekan pertahanan lawan.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Kepulauan Solomon mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-37 lewat Don Keana yang memanfaatkan celah di lini belakang Saint Kitts and Nevis.
Menjelang akhir babak pertama, pertandingan kembali berubah. Pada menit ke-44, pemain Kepulauan Solomon, Philip Mango, justru mencetak gol bunuh diri yang membuat Saint Kitts and Nevis kembali unggul 2-1.
Memasuki babak kedua, Saint Kitts and Nevis berhasil menambah dua gol melalui Kyle Kelly pada menit ke-75 dan Harry Panayiotou di menit ke-87, yang memastikan keunggulan mereka tidak lagi terkejar.
Sementara itu, Kepulauan Solomon hanya mampu menambah satu gol lewat Junior Fordney pada menit ke-85, setelah menerima umpan dari Raphael Lea'i.
Sebagai informasi, pada Jumat, 27 Maret 2026, Kepulauan Solomon harus mengakui keunggulan Bulgaria usai kalah dengan skor mencolok 2-10. Di laga lainnya, Saint Kitts and Nevis juga tidak mampu melanjutkan langkah ke final setelah ditundukkan Timnas Indonesia.
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia menang meyakinkan dengan skor 4-0. Beckham Putra tampil menonjol dengan mencetak dua gol, sementara dua gol tambahan disumbangkan oleh Ole Romeny dan Mauro Zijlstra.