A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kata APPI Soal PSBS Biak Nunggak Gaji Pemain 3 Bulan - Ntvnews.id

Kata APPI Soal PSBS Biak Nunggak Gaji Pemain 3 Bulan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 19:45
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
PSBS Biak PSBS Biak (IG: PSBS Biak)

Ntvnews.id, Jakarta - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) memberikan tanggapan terkait laporan soal tunggakan gaji pemain PSBS Biak selama tiga bulan.

"APPI telah menerima laporan terkait kondisi pesepakbola profesional yang bermain di PSBS Biak dalam kompetisi Super League 2025/2026, serta telah menindaklanjuti laporan tersebut melalui mekanisme hukum yang berlaku," pernyataan APPI melalui akun Instagram, Kamis, 16 April 2026.

Seperti diketahui, sejumlah pemain PSBS Biak mengeluhkan terkait tunggakan gaji selama hampir tiga bulan yang dilakukan pihak manajemen klub.

Pemain asing PSBS Biak seperti Kade, Ruyery Blanco hingga Mohcine Nader mengunggah surat yang ditujukan kepada manajemen PSBS Biak, operator Super League hingga PSSI.

Dalam surat tersebut terlihat keluhan pemain PSBS Biak terkait gaji tiga bulan belum dibayar yang terdapat dalam kondisi kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Prediksi Piala AFF U-17: Timnas Indonesia vs Malaysia

Selain itu juga, kebutuhan untuk minum pemain saat latihan tidak selalu tersedia serta tidak tersedianya makanan untuk pemain lokal.

"Berdasarkan laporan yang diterima dari para pemain, keterlambatan pembayaran hak (gaji) telah terjadi hingga 3 bulan dan sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai penyelesaiannya," tulis APPI.

"Kami berharap seluruh kewajiban klub terhadap para pemain dapat segera diselesaikan, demi menjaga iklim sepak bola Indonesia yang sehat dan profesional," tutup APPI.

x|close