Ntvnews.id, Jakarta - Manajer Arsenal Mikel Arteta menyatakan persaingan perebutan gelar juara Liga Inggris dimulai kembali setelah timnya menderita kekalahan 1-2 dari Manchester City di Stadion Etihad, Minggu, yang menipiskan jarak menjadi tiga poin di papan atas klasemen.
"Liga Inggris dimulai kembali, hampir. Mereka memiliki satu pertandingan simpanan, kami unggul tiga poin, lima pertandingan tersisa, jadi permainan dimulai," kata Arteta dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Senin.
Kekalahan tersebut membuat Manchester City kini hanya terpaut tiga poin dari Arsenal yang masih berada di puncak klasemen sementara. City berpeluang mengudeta posisi The Gunners jika mampu memenangi laga simpanan mereka melawan Burnley pada Rabu mendatang, melalui keunggulan produktivitas atau selisih gol.
Dalam laga di Etihad, Arsenal sebenarnya sempat menyamakan kedudukan melalui gol Kai Havertz yang membalas gol pembuka Rayan Cherki. Namun, penyerang City Erling Haaland berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-65 yang mengubah arah persaingan gelar.
Arteta menegaskan bahwa hasil minor ini tidak memadamkan keyakinan anak asuhnya untuk memutus dahaga gelar juara selama 22 tahun. Menurutnya, para pemain justru merasa lebih yakin bisa bersaing hingga akhir musim setelah melihat performa mereka di lapangan.
"Segala sesuatu masih harus diperjuangkan. Jadi kami tahu betapa besarnya keinginan kami memenanginya dan kami tidak akan berhenti dan kami akan melaju lagi, itu sudah pasti," kata pelatih asal Spanyol.
Meskipun Arsenal finis sebagai runner-up dalam tiga musim terakhir, Arteta menolak anggapan bahwa mentalitas pemainnya perlu dibangkitkan kembali. Ia percaya bahwa timnya saat ini berada dalam posisi yang diinginkan setiap klub besar di sisa musim.
"Jika saya harus memilih para pemain untuk memenangi Liga Inggris dengan lima pertandingan tersisa di tangan kami dan berada di final Liga Champions, saya pikir saya seharusnya berada di rumah saja," kata Arteta.
Arteta juga mengungkapkan suasana di ruang ganti yang dipenuhi kekecewaan karena gagal meraih poin dari kekalahan yang mereka alami. Meski demikian, para pemain Arsenal sepakat untuk segera bangkit dan mengalihkan fokus pada lima laga penentu yang tersisa.
Penalti dari Kai Havertz menyelamatkan Arsenal dari kekalahan setelah laga berakhir imbang 1-1 ketika berjumpa Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion BayArena, Leverkusen, Rabu waktu setempat. (ig arsenal)
ANTARA
Manajer Arsenal Mikel Arteta (IG ARSENAL)