Kurniawan Fokus Perbaiki Finishing Timnas U-17 Jelang Piala Asia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Apr 2026, 19:05
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pelatih timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto saat ditemui awak media di sela-sela memimpin latihan tim di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Latihan ini digunakan untuk persiapan Indonesia menjelang Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi yang digelar pada 5-22 Mei. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar) Pelatih timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto saat ditemui awak media di sela-sela memimpin latihan tim di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Latihan ini digunakan untuk persiapan Indonesia menjelang Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi yang digelar pada 5-22 Mei. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar) (Antara)

Ntvnews.id , Jakarta - Pelatih timnas U-17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, memusatkan perhatian pada pembenahan penyelesaian akhir timnya menjelang Piala Asia U-17 2026 yang akan berlangsung di Arab Saudi pada 5–22 Mei 2026.

Hal ini disampaikan Kurniawan setelah mengevaluasi performa timnya di Kejuaraan ASEAN U-17 2026, di mana efektivitas penyelesaian peluang dinilai masih rendah dan berdampak pada kegagalan lolos dari fase grup.

Dalam turnamen yang berlangsung di Jawa Timur tersebut, Indonesia menempati posisi ketiga grup dengan raihan empat poin.

Baca Juga: PSSI Ungkap akan Terus Rawat Para Pemain Timnas U17

Skuad Garuda Muda hanya meraih kemenangan atas Timor Leste, sementara dua laga lainnya melawan Malaysia dan Vietnam berakhir dengan kekalahan dan hasil imbang.

"Yang pertama, tentunya, masalah finishing. Karena di pertandingan, terutama pertandingan pertama (4-0 Timor Leste), kedua (0-1 Malaysia), kita banyak peluang tapi tidak terjadi gol," kata Kurniawan saat ditemui dalam sesi latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jumat, 24 April 2026.

Selain finishing, Kurniawan juga menyoroti pentingnya kesabaran dalam bermain, terutama ketika strategi yang dirancang tidak berjalan sesuai rencana.

Ia mencontohkan laga melawan Malaysia, saat timnya tertinggal dan bermain terburu-buru menghadapi skema bertahan lawan.

"Ketika game plan kita tidak jalan, contoh lawan Malaysia, kita ketinggalan 1-0, terus kita bermain lebih ke apa namanya, ingin cepat untuk menyamakan, sementara kita di saat lawan tim melakukan low block kita harus lebih sabar, cari peluang untuk ke depan, dan ini menjadi evaluasi juga," ucap dia.

Selain dua aspek tersebut, Kurniawan menegaskan bahwa tim pelatih juga tengah fokus memperbaiki kondisi mental pemain usai hasil kurang maksimal di turnamen sebelumnya.

"Jadi tim behind the team kita bekerja sangat keras, baik ofisial, kemudian ada psikolog, karena itu sangat penting untuk bisa menjalankan apa yang menjadi planning kita gitu," kata pelatih yang pernah menimba ilmu di Como ini.

Baca Juga: Manajer Ahmed Zaki Iskandar Sempat Komplain karena Ofisial Lawan Ngintip Latihan Timnas U17: Tendangan Bebas Kita Sampai Kebaca

Dalam persiapan menuju turnamen, tim juga memperkuat aspek taktik dengan latihan intensif guna menghadapi karakter permainan lawan yang berbeda-beda.

"Dan untuk persiapan sendiri, kita coba beberapa hari ini untuk melakukan team tactical karena kita tahu lawan di Piala Asia punya game plan yang berbeda-beda. Jadi kita benar-benar ingin, menerapkan, counter tactical melawan mereka, kemudian pemain mana yang segeranya pas untuk tactical tersebut," kata dia.

Pada ajang Piala Asia U-17 2026, Indonesia tergabung di Grup B bersama tim kuat seperti Jepang, China, dan Qatar.

Turnamen ini diikuti oleh 16 tim, di mana dua tim teratas dari masing-masing grup akan lolos ke Piala Dunia U-17 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Qatar pada November 2026.

(Sumber: Antara)

x|close