Ketika Prabowo Singgung Neo-Liberal Saat Resmikan Sekolah Rakyat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Jan 2026, 14:08
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto dalam Peresmian Sekolah Rakyat Prabowo Subianto dalam Peresmian Sekolah Rakyat (Istimewa)

Ntvnews.id, Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik tajam terhadap paradigma pembangunan neo-liberal dalam pidatonya saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin 12 Januari 2026. Ia menilai teori pertumbuhan ekonomi yang mengandalkan efek “menetes ke bawah” tidak relevan bagi Indonesia.

“Ada pemikiran selama ini pemikiran neo-liberal. Lama-lama akan menetes ke bawah. Nah ini teori, tapi kenyataannya netesnya kapan sampai ke bawah?” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa menunggu ratusan tahun agar kesejahteraan dirasakan oleh rakyat kecil. Menurutnya, negara harus hadir secara aktif untuk memastikan pemerataan.

“Ini menurut saya tidak tepat untuk kita, untuk negara seperti kita yang pernah dijajah yang merdeka karena perjuangan,” katanya.

Baca Juga: Prabowo Optimistis Target 500 Sekolah Rakyat Tercapai pada 2029

Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dengan pengorbanan besar dan tujuan utamanya adalah kesejahteraan seluruh rakyat, bukan hanya kelompok tertentu.

“Pertumbuhan harus disertai oleh pemerataan, suatu sistem yang tidak cepat mengusahakan pemerataan sistem itu kurang bermanfaat bagi sebuah bangsa,” tegas Prabowo.

Prabowo Subianto dalam Peresmian Sekolah Rakyat <b>(Istimewa)</b> Prabowo Subianto dalam Peresmian Sekolah Rakyat (Istimewa)

Dalam konteks itulah, Sekolah Rakyat dihadirkan sebagai instrumen negara untuk memutus rantai kemiskinan struktural melalui pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Presiden juga mengajak seluruh unsur bangsa, khususnya kalangan terdidik, untuk kembali pada esensi bernegara.

“Saya ingatkan kembali, untuk semua unsur terutama orang-orang pinter. Kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat indonesia,” ujarnya.

Menurut Prabowo, pendidikan adalah jalan paling tepat untuk menciptakan keadilan sosial dan memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

x|close