Ntvnews.id, Jakarta - Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menyampaikan bahwa Luke Thomas Mahony resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Rosan menjelaskan susunan lengkap jajaran direksi perusahaan pelat merah tersebut akan segera diumumkan kepada publik.
“Bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya jelas, seperti kita bentuk Danantara dulu,” katanya di Istana Negara pada Kamis, 21 Mei 2026.
Baca Juga: KSP Pastikan 9 WNI yang Ditahan Israel dalam Kondisi Baik dan Segera Dipulangkan
Penunjukan Luke dilakukan menyusul terbitnya Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam yang diterbitkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam aturan tersebut, PT DSI ditetapkan sebagai eksportir tunggal untuk sejumlah komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloy atau paduan besi.
Profil Luke Thomas Mahony
Luke Thomas Mahony (Istimewa)
Luke Thomas Mahony merupakan warga negara Australia yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur PT Vale Indonesia Tbk pada periode Juli 2024 hingga September 2025.
Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, sebelum dipercaya memimpin PT DSI, Luke menjabat sebagai Senior Executive Vice President Business Performance & Optimization Danantara sejak September 2025.
Sebelum berkarier di Danantara, Luke juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di Vale Base Metals, termasuk sebagai Chief Technical Officer pada Desember 2022 hingga Februari 2024 dan Direktur Teknikal pada Februari hingga Agustus 2024.
Baca Juga: Uzbekistan Resmi Bergabung dengan Bank Pembangunan Baru BRICS
Ia memiliki pengalaman panjang di industri pertambangan global dengan masa kerja lebih dari delapan tahun di Vale. Selama periode tersebut, Luke pernah menjabat sebagai General Manager Resource Development & Long Term Planning, Technical Executive – Global Coal Business di Mozambik, hingga Global Head of Technology & Innovation di Kanada.
Sebelumnya, Luke juga pernah bekerja di BHP Billiton dalam berbagai posisi manajerial, mulai dari Principal Business Analyst hingga Manager Production Prestrip.
Luke menempuh pendidikan sarjana Mining Engineering di University of New South Wales pada 1999 hingga 2002. Ia kemudian melanjutkan studi magister bidang Commerce-Finance di universitas yang sama pada 2004.
Luke Thomas Mahony (Istimewa)